Tim Tapal Batas Gorut Dibentuk - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Tim Tapal Batas Gorut Dibentuk

unjuk rasa warga tolinggula terkait polemik tapal batas antara gorut dengan buol. foto: dok.
alterntif text

GORUT (REPUBLIKPOS) – Pemerintah Gorontalo Utara akan lebih menseriusi persoalan tapal batas Gorontalo Utara dan Buol, Sulawesi tengah. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Kesbangpol Gorut, Abdul Wahab Paudi, saat dijumpai Radar Gorontalo diruangannya.

Menurutnya untuk persoalan tapal batas ini, akan lebih diseriusi dengan membentuk tim Tapal Batas. Tim kerja ini nantinya akan beranggotakan instansi terkait pemerintah, hingga pula akan melibatkan unsur terkait mitra pemerintah dari unsur forkopimda yang ada di Gorontalo Utara. ” Ya, dan ini juga yang menjadi isu strategis dalam rapat forkopimda kemarin dikantor Kejaksaan Gorut,” papar Wahab Paudi.

Nantinya tim ini bekerja untuk mengumpulkan data data autentik soal tapal batas ini hingga pula akan mengkajinya lebih serius, baik itu dari kajian akademisi, sosiologis, filosofis dll. “Ini kita lakukan untuk kelengkapan data data yang kita butuhkan dalam menseriusi tapal batas Gorut dan Buol sendiri,” paparnya.

alterntif text

Selebihnya pula ini nantinya akan kita bawa ke pusat, dalam hal ini Kemendagri, untuk kita paparkan disana, untuk mempertahankan kewilayahan kita Gorontalo Utara yang kini mulai dicaplok oleh daerah tetangga untuk diambil menjadi wilayah mereka Buol, Sulawesi tengah.

“Sebab kalo dari masyarakat tidak ada. Yang ada hanya pemerintah kabupaten Buol yang getol mempertahankan, bahwa ini wilayah mereka. Ini tentunya pula yang menjadi dasar kita, kenapa demikian?” Tukas Paudi.

Rencananya rapat pembentukan tim ini akan kita gelar besok (hari ini-red), sebab batas waktu pemasukan data itu hingga Bulan September. Kalau kita telat maka Kemendagri akan memberikan beberapa wilayah Gorut yang terdiri 4 desa itu ke Kabupaten Buol. “Sehingga itu hal ini butuh kerjasama semua pihak. Hingga pula peran pemerintah Provinsi Gorontalo agar bisa membackup perjuangan kami untuk mempertahankan kewilayahan 4 desa ini masuk Gorontalo Utara,” tutup Abd. Wahab Paudi.(hms)

alterntif text
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top