Sejumlah ‘THM’ di Kabgor Tidak Mengantongi Izin Yang Sesuai – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Sejumlah ‘THM’ di Kabgor Tidak Mengantongi Izin Yang Sesuai

LIMBOTO (REPUBLIKPOS) – Sejumlah cafe remang-remang di Kabupaten Gorontalo ternyata hanya mengantongi izin tempat karaoke dan restoran. Hal ini terungkap saat tim gabungan dari Sapol PP, TNI, dan Polri melakukan razia disejumlah cafe yang disinyalir bermasalah, karena menyediakan minuman keras, Sabtu (4/8/2018).

Dalam razia yang digelar di dua kecamatan Limboto dan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo tersebut petugas mendapati adanya aktivitas jual beli minuman keras kelas A dan B tanpa izin. Saat razia dilakukan, para pemilik cafe remang-remang tersebut sempat berusaha menyembunyikan miras jualan milik mereka ke semak-semak disekitar bangunan tempat hiburan itu. Namun upaya tersebut dapat diungkap oleh tim gabungan.

Pada razia itu juga petugas mendapati sejumlah tempat hiburan yang menyediakan pelayan perempuan untuk menemani para tamu untuk bernyanyi atau minum-minum. Besar dugaan para pelayan wanita yang disediakan itu juga menyediakan jasa tambahan plus-plus bagi para tamu tempat hiburan berkedok izin restoran dan karaoke tersebut.

Razia ini juga sempat diwarnai ketegangan yang terjadi antara petugas dengan salah seorang oknum aparat yang kedapatan berada di cafe remang-remang itu. Hal ini dipicu oleh ulah oknum aparat yang sudah dalam kondisi mabuk itu hendak mengambil satu botol miras yang telah disita oleh petugas. Karena aksinya tersebut dihalangi petugas, oknum aparat itu kesal dan melontarkan kata-kata tidak sopan ke petugas dari tim gabungan.

Loading...

Razia ini sendiri digelar sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat ke pemerintan daerah yang resah dengan keberadaan cafe remang-remang yang semakin menjamur di dua kecamatan itu.

“Setelah kita razia ternyata pemiliknya tidak mengantongi ijin usaha tempat dan ijin usaha jual beri minuman berakohol. Untuk itu kami melakukan penyitaan.” ungkap Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gorontalo Udin Pango.

Sementara untuk cafe yang mengantongi izin yang tidak sesuai dengan peruntukannya, serta tidak mematuhi aturan batas waktu operasi, akan diberlakukan sanksi larangan beroperasi atau pencabutan izin operasional.

“Tindakan tegas telah kami lakukan, dimana telah menyurati Dinas PTSP untuk segera mencabut ijin usahanya. Akan tetapi sampai dengan hari ini belum ada respon apa-apa dinas terkait,” ujar Udin.

Hingga berita ini dirilis, Kepala Dinas PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Atap) Kabupaten Gorontalo yang berupaya dihubungi belum memberikan tanggapan. Pesan singkat via sms dan WhatsApp dari awak Republikpos.com juga belum ada balasan dari yang bersangkutan.

PENULIS: Even Makanoneng

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

alterntif text
To Top