DPR Nilai Perlu Ada Perbaikan Terkait HGU di Kabupaten Gorontalo - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

DPR Nilai Perlu Ada Perbaikan Terkait HGU di Kabupaten Gorontalo

LIMBOTO (REPUBLIKPOS) – Penguasaan jumlah presentase lahan oleh korporasi masih menjadi perdebatan dikalangan masyarakat. Hal lebih disebabkan karena minimnya data yang akurat terkait kepemilikan lahan di Kabupaten Gorontalo.

“Hal ini dapat dibuktikan oleh maraknya laporan masyarakat kepada lembaga pengawasan yang ada di daerah,” Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Mansir Makalaw, saat ditemui usai menghadiri Forum Dialog Publik Kebijakan Pemerintah Daerah tentang HGU di Hotel Milana, Rabu (25/7).

Salah satu contok kasus, kata Mansir adalah pemetaan kepemilikan lahan HGU milik PT. PG Tolangohula, yang baru-baru ini menuai konflik panjang dengan masyarakat. Ditambah dengan sengketa lahan HGU antara PT. PG Tolangohula dengan HTI, secara tidak langsung kondisi tersebut telah memperlihatkan minimnya keakuratan data lahan HGU.

“Nah, inilah juga salah satu yang mendorong terjadinya konflik sengketa lahan” Jelasnya.

Menurut Mansir, kasus sengketa lahan tidak hanya melibatkan antar warga, tapi juga korporasi bahkan pemerintah. Jika diperhatikan sebagian besar kasus, masyarakat sering berada pada posisi yang lemah.

Salah satunya adalah kasus sengketa lahan antara PT. PG Tolangohula dengan masyarakat Tolangohula.

Menyikapi kondisi tersebut, memang pemerintah yang notabenenya sebagai eksekutor sebenarnya telah melakukan upaya perbaikan dengan cara reforma agraria. Tetapi tetap butuh kehati-hatian dalam penetapannya.

“Untuk itu kami di DPR sementara ini juga sedang menyusun mengenai HGU HGU yang ada di Kabupaten Gorontalo. Termasuk eks HGU yang ada di Kabupaten Gorontalo.” ungkap Mansir.

“Tindakan ini semata-mata dilakukan DPR agar HGU di Kabupaten Gorontalo bisa dapat tertata dengan baik dan benar.” tutupnya.

PENULIS: Even Makanoneng

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top