BKPM Gelar Market Sounding Proyek KPBU: Pengembangan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, Gorontalo – REPUBLIKPOS.COM
Daerah

BKPM Gelar Market Sounding Proyek KPBU: Pengembangan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, Gorontalo

JAKARTA (REPUBLIKPOS) – Badan Koordinasi Penanaman Modal bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Market Sounding Proyek KPBU terkait Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie. Proyek ini merupakan pengembangan proyek rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan provinsi (tipe B) dengan kebutuhan investasi sekitar Rp. 842 841,8 miliar dengan IRR sebesar 14.4415,69%.

Adapun mekanisme pengembalian investasi berasal dari pembayaran ketersediaan layanan (Availability Payment) yang bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo dengan masa konsesi 18 20 tahun. Proyek ini juga direncanakan akan mendapatkan penjaminan pemerintah (Government Guarantee) melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Dalam acara ini, telah hadir 10075 peserta yang meliputi investor yang bergerak di bidang perusahaan penyedia alat kesehatan, kontraktor, perbankan dan lembaga keuangan, konsultan serta asosiasi terkait. Beberapa perusahaan yang hadir dan tertarik antara lain: General Electric, Samsung C&T Corporation, PT Mega Global Pratama, Deloitte, Philips Indonesia Commercial, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Business France, PT Takenaka Civil Engineering & Construction, PT IDS Medical System Indonesia, PT Sojitz Indonesia, PwC, PT Gobel Dharma Nusantara, PT Indokoei International, Astra Infra, PT Wijaya Karya Bangun Gedung, PT Nindya Karya, PT Istaka Karya, Rajafsa Healthcare, TMI Associates, PT Dharma Medipro, VAMED Healthcare Group, Vriens & Partners, PT Paramount Bed Indonesia, Nickl & Partner, PT Istaka Karya, PT Jaya Obayashi, Nippon Koei, Co.Ltd, JGC Corporation, PT Berca Niaga Medika, PT Nindya Karya Medika, dan beberapa kedutaan besar negara sahabat dari Inggris, Denmark, Spanyol, Belanda, Austria, dan Belgia.

Melalui keberadaan RSUD drR. Hasri Ainun Habibie, Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat melayani 100% pengguna fasilitas BPJS Kesehatan di seluruh Provinsi Gorontalo dan masyarakat diluar wilayah Provinsi Gorontalodengan harapan akan meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan tidak mampu. Sehingga diharapkan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie dapat dijadikan sebagai pusat rujukan regional wilayah Indonesia Timur.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Tamba Parulian Hutapea dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui skema KPBU, RSUD yang didesain dan dibangun oleh investor swasta yang memiliki knowledge, expertise, dan best practice, serta capital, diharapkan dapat memberikan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Disamping itu, ditegaskan juga bahwa market sounding merupakan forum komunikasi antara pemerintah dengan calon investor yang sekaligus untuk mendapatkan memberikan masukan (feedback) terhadap penyempurnaan model kerjasama yang ditawarkan oleh pemerintah ujar Tamba Parulian dalam sambutannya saat membuka kegiatan market sounding di Ruang Nusantara, BKPM, Rabu (18/07/2018).

Tamba menambahkan bahwa untuk mendapatkan feedback secara maksimal, disediakan waktu khusus dalam bentuk konsultasi proyek bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, klarifikasi, serta pendapatnya kepada pemilik proyek atau PJPK.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proyek pembangunan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie merupakan bagian dari upaya memajukan sektor kesehatan Provinsi Gorontalo dan telah dituangkan kedalam RPJMD Provinsi Gorontalo 2017-2022. “Proyek ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo. Terima kasih kepada BKPM atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan melalui acara Market Sounding sebagai penjajakan minat pasar Proyek KPBU RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.” ungkap Idris Rahim.

Pada kesempatan ini juga, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris R.A Jusuf, menyampaikan komitmen dan dukungan terhadap proyek ini yang akan menggunakan APBD dalam hal pembayaran kembalipengembalian investasi yang telah dikeluarkan investor.(TIM)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top