Nelson Optimis Capai 50 Ribu Ha Pengembangan Padi Ladang Di Kabgor - REPUBLIKPOS.COM
Uncategorized

Nelson Optimis Capai 50 Ribu Ha Pengembangan Padi Ladang Di Kabgor

GORONTALO (REPUBLIKPOS) – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, berharap agar masyarakat menerima program padi ladang yang dicetuskan oleh pemerintah pusat. Selaku kepala daerah, Nelson merespon baik program itu. Ia bahkan optimis pengembangan padi ladang di daerah itu bisa mencapai 50 ribu hektare. Bahkan program itu dalam rangka menambah Luas Tambah Tanam (LLT) padi, sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.

Nelson sendiri mengakui telah mengusulkan ke kementrian agar dialokasikan bantuan pengembangan padi ladang tersebut. Ia beranggapan bahwa program itu cocok di Kabupaten Gorontalo karena daerahnya memiliki potensi lahan kering.

“Alhamdulilah usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo direspon positif oleh Kementrian Pertanian RI, melalui Dirjen Tanaman Pangan. Target yang disampaikan seluas 50 ribu hektare dan dapat dijelaskan bahwa pemberkasan yang siap seluas 20 ribu hektare. Yang sudah direalisasikan dananya seluas 5.360 hektare, sehingga sisanya terus dipacu sampai mencapai target,” katanya.

Bupati Nelson menjelaskan, bahwa pemerintah telah mencanangkan daerah itu sebagai lumbung pangan serta sentra produksi pertanian, khususnya pengembangan padi ladang di Provinsi Gorontalo. Hal itu ditargetkan melalui program Padi Ladang Sawah Dibawah Tegakan Kelapa (PALAPA).

Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan di Dinas Pertanian, Kabupaten Gorontalo, Fony Tangahu mengaku bahwa sebagian dana progress kegiatan sudah masuk ke rekening Kelapa untuk lahan seluas 5.360 hektare. Sisanya sementara dalam proses pemberkasan.

Ia menjelaskan bahwa tiga keuntungan yang akan didapatkan petani penanam padi ladang dengan sistem tumpang sari. Yaitu tambahan penghasilan melalui hasil panen tiga komoditi yang berbeda secara berkesinambungan dengan kepemilikan luas lahan yang sama. Lahan juga semakin subur serta mempercepat peningkatan kesejahteraan petani.

“Pencanagan program tanam padi ladang direspon positif oleh masyarakat. Hal itu dapat dilihat dengan pencapaian perluasan lahan 20 ribu hektare. Proses perluasan akan semakin cepat perkembangannya setalah mendapatkan bantuan pendampingan dari tenaga penyuluh di lapangan,” katanya.

Tambahnya, arah kebijakan program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanam pangan diprioritaskan pada pengembangan komoditas Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE) melalui upaya khusus. Untuk peningkatan produksi komoditas strategis menjadi pilihan kebijakan subsektor tanaman pangan. Keberhasilan peningkatan produksi itu hanya dapat diupayakan melalui gerakan semua sumber daya, baik kondisi eksisting maupun pengembangan potensi baru.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top