Ratusan Massa Demo Kadis PUPR Kabgor. Ada Apa? - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Ratusan Massa Demo Kadis PUPR Kabgor. Ada Apa?

Kadis PUPR Kabgor Doni Lahati saat menerima para demonstran dari aliansi pengusaha jasa konstruksi kabupaten Gorontalo. Foto: Istimewa
alterntif text

REPUBLIKPOS.COM, Limboto – Ratusan masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Jasa Konstruksi Gorontalo, Senin (2/7) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Mereka mendesak agar Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Gorontalo segera menindak lanjuti evaluasi terkait persoalan 3 paket proyek yang dokumennya sudah diserahkan oleh Pokja III Unit Layanan Pengadaan.

Menurut massa aksi terdapat banyak kejanggalan dalam proses lelang proyek yang diselenggarakan oleh pihak ULP. “Kita menuntut dokumen penawaran pemenang tender agar dibuka secara umum. Sebab kami merasa ada banyak kejanggalan dalam proses tersebut,” kata Koordinator Aksi Ramli Mapo.

Mereka juga meminta agar Kadis PU-PR Kabgor tidak mengintervensi panitia yang ada di ULP. Massa aksi menduga bahwa pemenang tender sudah ditentukan oleh Kadis PU-PR tanpa memperhatikan ketentuan yang ada. Mereka juga menduga adanya permainan dalam proses lelang tersebut. Dugaan tersebut semakin kuat dengan banyaknya kontraktor yang gugur pada proses evaluasi dokumen penawaran.

“Kami meminta pihak terkait untuk membuka dokumen penawaran untuk buka secara umum. Itu agar tampak transparan dan bisa diketahui. Bukan soal kami kalah. Tapi, soal objektif. Kalau memang tidak ada kejanggalan ya kami legowo,”paparnya.

alterntif text

Sementara itu Kadis PU-PR Rahmat Doni Lahati saat menjumpai massa aksi mengatakan, bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi kembali proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Gorontalo. “Akan kita evaluasi, baik sudah selesai, maupun yang sementara berjalan,” ungkap Doni dihadapan massa demonstran.

Doni juga menegaskan bahwa proses lelang dan tender yang ada di Dinas PU PR yang dia pimpin telah sesuai dengan aturan dan mekanisme prosedur yang telah ditetapkan.

“Kalaupun ada yang tidak sesuai dengan ketentuan atau prosedur tersebut, maka aturannya sudah kita ketahui bersama, kami semua tidak ada yang kebal terhadap hukum.” tegas Doni.

Doni juga meminta kepada massa demonstran maupun masyarakat, jika ditemui adanya indikasi kecurangan atau korupsi pada proses lelang atau tender di Dinas PUPR Kabgor, agar segera melaporkan hal tersebut di Kepolisian atau institusi penegak hukum lainnya.

“Apabila ada oknum-oknum dari Dinas PUPR yang berbuat curang, masyarakat juga bisa segera melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian ataupun pengadilan,” terang Doni.

Meski demikian, Doni berjanji akan mengevaluasi proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Gorontalo.

REPORTER: Even Makanoneng

alterntif text
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top