Setelah 20 Tahun Dibangun, Akhirnya Masjid An Nur Dapat Bantuan Pemerintah – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Setelah 20 Tahun Dibangun, Akhirnya Masjid An Nur Dapat Bantuan Pemerintah

Bupati Nelson Pomalingo bersama istri saat meninjau langsung kondisi masjid an nur di desa labanu. Foto: Irfan/humas setda kabgor.
alterntif text

LIMBOTO, Republikpos.com – Setelah sekian lama, Masjid AN- NUR yang terletak di dusun lima Desa Labanu Kecamatan Tibawa akhirnya akan direnovasi. Masjid yang dibangun 20 tahun lalu ini, kondisinya memang sudah memprihatinkan karena tidak pernah mendapat sentuhan dari pemerintah.

Masjid ini sendiri dibangun dengan pondasi batu, dengan berdindingkan papan. Sejumlah bagian pada atap dan plafon juga sudah banyak berlubang. Sama halnya dengan lantai di masjid ini. Banyak bagian lantai masjid sudah berlubang dan hanya ditutup dengan karpet yang juga sudah usang.

Masjid An Nur ini menjadi satu-satunya masjid yang digunakan oleh lebih dari 40 KK warga muslim di dusun 5 Desa Labanu. Meski dengan kondisi yang memprihatinkan, masjid ini tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Kabar mengenai kondisi masjid yang tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah ini, akhirnya sampai ditelinga pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Hal ini berawal dari informasi kondisi masjid yang sudah reyot itu yang disampaikan oleh sejumlah anak-anak Pramuka Kabupaten Gorontalo kepada Ketua Kwarcab Pramuka Gorontalo, Fory Naway, yang tidak lain adalah istri dari Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

Mendengar adanya masjid di wilayah Kabupaten Gorontalo yang sudah puluhan tahun tak tersentuh bantuan dengan kondisi yang memprihatinkan, Fory langsung mengajak sang suami untuk mengunjungi sekaligus melihat langsung kondisi masjid tersebut.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang dihubungi usai kunjungan tersebut mengatakan, akan segera menginstruksikan renovasi terhadap masjid tersebut. Namun karena dalam waktu dekat akan digunakan untuk perayaan Idul Fitri, untuk sementara akan dilakukan renovasi kecil-kecilan terlebih dahulu.

“ Renovasi berat dan secara total setelah idul fitri dan menunggu perencanaan yang akan kita buat, tapi tetap dipercepat renovasi total untuk masjid ini,” tukas Bupati Nelson.

Nelson juga sangat kagum dan berterima kasih kepada anak-anak Pramuka Kabupaten Gorontalo yang telah menyampaikan informasi mengenai masjid An Nur tersebut. Namun ada kekecewaan dari Nelson, karena seharusnya informasi tersebut dia dapatkan dari pemerintah desa setempat.

“Kalau kita cermati berarti peran pemerintah desa masih kurang. Mestinya, kalau ketahuan begini pemerintah desa langsung bergerak. Tapi jika dilihat memang wajar, karena Kepala Desa Labanu ini baru-baru ini dicopot, karena kerjanya juga tidak beres, hal-hal begini saja tidak diperhatikan,” kata Bupati Nelson.

Sementara itu, dihubungi ditempat yang sama Ketua Kwarcab Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway mengungkapkan apresiasinya atas laporan dari anak-anak DKC Kwarcab Pramuka Kabupaten Gorontalo perihal kondisi masjid An Nur tersebut. Fory juga berkeinginan agar kedepan akan ada program bedah masjid di Kabupaten Gorontalo.

“Selama ini Pemerintah hanya bedah rumah, maka kalau bisa diadakan tambahannya bedah masjid. Nah bedah masjid ternyata baru yang disini (Masjid An Nur.red) dan mungkin masih banyak masjid yang lain. Kita akan telusuri nanti masjid lain lagi dan meminta data-data dari kades-kades atau dusun-dusun,” Tutupnya.(*)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top