KPU Intens Awasi Proses Rekrutmen KPPS Pilkada Gorut - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

KPU Intens Awasi Proses Rekrutmen KPPS Pilkada Gorut

Suasana rekrutmen KPPS Pilkada Gorontalo Utara. foto: dok.
alterntif text

GORUT, Republikpos.com – Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo Utara terus memaksimalkan kesiapan berbagai sarana penunjang Pilkada seperti, kotak suara, surat suara hingga menyiapkan tim pemungutan suara.

Terkait syarat ketentuan untuk menjadi tim penyelenggara pemungutan suara kini diperketat oleh KPU. Tim yang tergabung dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dibawah KPU, mengacu pada peraturan KPU No. 3 Tahun 2015 dan revisi nomor 13 Tahun 2017 tentang pembentukan dan tata kerja dalam penyelenggaraan pemilu.

Komisioner KPU Gorut, Moh Ghandi A. Tapu menjelaskan bahwa syarat ketentuan pembentukan tim dan tata kerja pemilu sudah diatur semuanya dalam surat edaran KPU Pusat dan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Sehingga KPU Gorut hanya akan melakukan sesuai apa yang telah di intruksikan.

“Peraturan mengenai syarat dan ketentuan itu berlaku secara nasional, sehingga syarat tersebut bukan merupakan kreasi Komisi Pemilihan Umum Gorut.” ungkapnya.

Lebih lanjut Ghandi mengatakan bahwa proses rekrutmen KPPS dalam pilkada serentak tahun 2018 di Gorut khususnya sudah dimulai, dan akan terus bergulir.

alterntif text

KPU sebagai penyelenggara akan terus memonitoring pelaksanaan rekrutmen anggota KPPS yang dilakukan oleh PPS.

“KPU yang membawahi PPS akan tetap memonitoring proses rekrutmen yang sedang berlangsung dan akan terus mencari solusi terhadap hambatan dan kendala dalam proses rekrutmen,” ujar Ghandi.

Adapun syarat menjadi anggota KPPS, lanjut Ghandi, harus sesuai surat edaran KPU RI yakni, pertama, haruslah seseorang yang tidak terlibat dalam agenda atau bagian dari anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan sah.

Kedua, tidak pernah terlibat atau melakukan pidana. Ketiga memiliki ijazah minimal SMA, dan keempat, memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

“Kami berharap kiranya warga masyarakat yang berminat untuk menjadi anggota KPPS Pilkada 2018 di Gorut memaklumi, melaksanakan dan mematuhi syarat, ketentuan dan prosedur Pembentukan KPPS tersebut,” ujarnya.

Dengan adanya syarat tersebut diharapkan, dalam rekrutmen seorang petugas KPPS dapat lah terpilih secara selektif.

“Persyaratan tersebut dibuat semata-mata agar lebih selektif dan menjamin penyelenggara Pilkada nantinya. Persyaratan tersebut juga sudah melalui persetujuan dan kesepakatan,” pungkasnya.(ms)

alterntif text
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top