Ketua DPRD Kabgor Tegas Soal Miras – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Ketua DPRD Kabgor Tegas Soal Miras

LIMBOTO, Republikpos.com – Minuman beralkohol yang kerap menjadi awal dari semua tindak kriminal. Oleh karena itu, ini harus menjadi musuh bersama semua lapisan masyarakat tak terkecuali. Untuk itu melalui Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu, DPR sangat mengapresiasi jajaran Polres Gorontalo yang memusnahkan ribuan botol minuman beralkohol, Rabu (16/5).

Pemusnahan yang juga dihadiri oleh unsur Forkominda Kabupaten Gorontalo dan Unsur pemerintah Gorontalo Utara ini menjadi bukti, bahwa miras adalah musuh bersama masyarakat dan pemerintah.

” Kita harus bersama memeranginya, itu yang utama. Dan harus serius, ” tegas Sahmid Hemu saat dihubungi usai mengikuti kegiatan pemusnahan babuk mikol dikantor Polres Gorontalo.

Ditambahkannya, saat ini baru kabupaten Gorontalo yang tidak lagi memberi izin pada agen-agen dan sub-sub agen bahkan beberapa warung warung yang menjual belikan miras. Namun alangkah bagusnya itu jika, beberapa daerah tetangga juga harus punya komitmen bersama untuk ini.

Loading...

” Ya, kami mendapat info, para konsumen mikol ini banyak mendapatkan pasokan dari daerah perbatasan yang masih menerbitkan izin. Ini kiranya yang harus menjadi perhatian kita, ” paparnya.

Bukan hanya itu kata Aleg banteng moncong putih dua periode ini. Peran serta pemerintah setingkat diatasnya juga harus benar benar nyata. Misalnya Pemrov harus menjadi pelopor dalam pemberatasan miras didaerah Gorontalo pada umumnya. Sehingga jika ini kita terapkan semaksimal mungkin, maka pasti dan pasti ruang gerak para pecandu minuman beralkohol hingga penjualnya pun akan hilang. Pecandu miras bakal berkurang dan hilang, pemilik warung atau toko bakal gulung tikar, karena tak ada pembelinya,

” Biar bagaimana pun, Miras adalah penyakit masyarakat, sumber segala perilaku kriminalitas dimasyarakat,” tutup Sahmid.(em)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

alterntif text
To Top