Tuntutan Pendemo Minta DPR Bentuk Pansus. Syam: Saya Rasa Tidak Perlu – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Tuntutan Pendemo Minta DPR Bentuk Pansus. Syam: Saya Rasa Tidak Perlu

LIMBOTO, Republikpos.com – Demo LSM yang kali kedua digelar di DPR Kabgor menuntut agar DPR menyikapi penganiayaan Ibu Bupati sangat dinilai keliru oleh Aleg DPR PPP Kabgor, Syam T.Ase.

Menurutnya bahwa demo itu salah sasaran jika meminta DPR menyikapinya, apalagi jika menghendaki DPR untuk membentuk Pansus.

” Ya, pansus itu tujuannya penyelidikan, menyelidiki sebuah kasus. Nah, pertanyaannya apakah si korban mengadunya ke DPR. Kan tidak. Korban melapor ke pihak berwajib. Maka wajar jika demonya kepihak berwajib, meminta ini untuk diproses,” jelas Syam.

Kekeliruan berikutnya juga bahwa sampai detik ini, sang pelapor tidak pernah melayangkan aspirasinya ke lembaga DPR ini. Maka untuk menindaklanjuti kasus itu DPR harus memulainya dari titik mana. Sementara sama sekali tidak ada laporan disini.

” Ya, berbeda dengan kasus pemakzulan kemarin. Ada laporan atau aspirasi yang disampaikan korban si Arfan sehingga kita menindaklanjutinya lewat pansus.” katanya.

Kekeliruan yang ketiga juga adalah, yang terlapor adalah Ibu Bupati, kenapa malah bupati yang diminta oleh pendemo untuk dibentuk pansus memeriksa bupati. Kan ini jauh sekali. ” Apalagi kabar terkahir mereka sudah islah. Baik pelapor dan terlapor sudah berdamai. Jadi mau lewat mana kami DPR menindaklanjutinya jika kami dimintakan untuk menseriusi kasus ini lewat pansus,” tanya Syam.

Maka ini tentunya harus kita sikapi dengan cerdas, biar tidak bias. Sebab dalam kacamata kami pribadi PPP, ini murni urusan pribadi, bukan urusan kepemerintahan. Apalagi Bupati disaat itu memang tidak ada ditempat, beliau sampai sesaat setelah kejadian itu terjadi. Lagian juga mereka sudah berdamai, jadi sudahlah ini jangan dipolitisir lagi dalam demo demo menuntut DPR untuk bersikap. Karena sekali lagi, soal pansus Ok, namun celah atau lajurnya lewat mana itu yang tidak memungkinkan. tutup Syam T. Ase.(em)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

alterntif text
To Top