alterntif text
Daerah

Saling Adu Gagasan dan Inovasi di Debat Antar CAWABUP Gorut,

GORUT,- Pelaksanaan Debat Terbuka antar calon wakil bupati Pemilihan Serentak Tahun 2018 dengan tema Inovasi dan Kebijakan Publik berjalan dengan lancar dengan penjagaan dari pihak keamanan yang lumayan ketat.

Diawali dengan kata sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Gorut, Fadliyanto Koem, kemudian acara debat terbuka tersebut langsung dipandu oleh moderator Femy Kristina Udoki yang juga selaku Wakil Direktur salah satu media terbesar di Gorontalo.

Pada debat antar calon wakil bupati, seluruh calon hadir dan mengikuti. Berbeda dari pada debat antar calon bupati yang tidak diikuti oleh calon bupati dari nomor urut 2. Sebagai pembuka masing-masing calon menyampaikan visi misi yang diawali oleh calon wabup nomor urut 1 Thariq Modanggu yang menegaskan bahwa pasangan mereka akan melakukan managemen yang lebih baik lagi terhadap pemberian bantuan. Kemudian pelaksanaan pembangunan yang lebih CERIA dan berbasis keluarga serta penataan yang lebih spesifik.

Untuk calon wabup nomor urut 2 Suhela menegaskan bahwa dia dan pasangannya pasti akan melaksanakan apa yang dijanjikan bukan hanya slogan. Karena fasi bertutur kata bukanlah sebuah jaminan. Sementara untuk calon nomor urut 3 lebih kepada memanfaatkan potensi yang dimiliki mulai dari pertanian, kelautan dan lainnya untuk lebih dikembangkan.

Pada sesi selanjutnya, Thariq menegaskan pihaknya akan menjembatani lambannya akses informasi dengan mengembangkan inovasi digital vilagge dan juga pembangunan ekonomi berbasis keluarga serta akan membentuk tim pengembangan inovasi masyarakat.

Seakan tidak kala, Suhela menegaskan bahwa dia dan pasangannya akan melaksanakan pembangunan berbasis potensi lokal serta pelaksanaan pembangunan harus dibarengi dengan peningkatan spiritual. Dan yang lebih menari lagi jika pasangan ini terpilih, akan menyalurkan modal usaha serta akan membukan konseling kepada para korban pelecehan seksual.

Sementara itu calon wabup nomor urut 3, Ismail Patamani menegaskan bahwa inovasi pembangunan yang akan dilaksanakan olehnya bersama pasangan dengan berkoordinasi daerah tetangga agar pembangunan yang akan dilaksanakan tidak saling bertentangan dan dapat saling menunjang antara daerah satu dan lainnya.

Secara umum para calon wabup tersebut dapat menyampaikan visi dan misi serta mampu menjawab semua pertanyaan baik yang disampaikan oleh fanelis maupun yang disampaikan oleh masing-masing calon wabup lainnya.

Disisi lain, selama berlangsungnya debat, beberapa kali moderator harus mengingatkan kepada para pendukung yang ada dalam ruangan debat untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban, bahkan sempat tidak akan melanjutkan acara debat jika tidak mampu menjaga keamanan dan meminta para petugas untuk dapat menertibkan para pendukung pasangan calon masing-masing.

Sementara itu, debat pasangan calon wakil bupati ini lengkap, ketiga calon ikut dan sebagaimana yang disampaikan oleh calon bupati nomor urut 2 Thomas Mopili bahwa kehadiran calon wakil bupati dalam debat tersebut untuk menepis isu yang beredar bahwa calon wakilnya tidak berani tampil dalam debat.

Untuk pengamanan sendiri, cukup ketat. Para tamu dan undangan ketika masuk harus melalui pintu yang dilengkapi dengan alat deteksi, serta tas yang dibawa tidak luput dari pemeriksaan. Disisi luar gedung juga tampak antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan dari dekat jalannya debat walaupun dalam kondisi hujan, mereka tetap bertahan hingga selesai jalannya debat.(MATRIS)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top