alterntif text
Daerah

Menteri Desa PDTT : 500 Juta Untuk 10 Desa yang berprestasi, dan Hukuman Penjara Untuk Pelaku Penyimpangan Dana Desa

BOLMONG,- Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, keciprat Bantuan Dana Tunai untuk 10 desanya yang berprestasi. Masing masing desa menerima 50 juta, total dana untuk sepuluh desa ada 500 juta. Bantuan untuk sepuluh desa berprestasi ini, diberikan oleh Eko Putro Sandjojo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Kabupaten Bolmong memiliki 200 desa, dan rata rata ratusan desa ini, sudah mulai terlihat geliat ekonominya, lewat program pemerataan kesejahtraan yang diprogramkan Presiden Joko Widodo. Miliaran bahkan triliun rupiah dana yang sudah digunakan, dan dana yang baru akan di kucurkan ke desa desa yang ada di Indonesia ini, dalam pengawasan kepolisian dan kejaksaan.

“Yang mengawasi dana desa itu di kabupaten itu sdh ada instrumennya, yaitu inspektorat kabupaten, dinas pemberdayaan desa dan camat tapi dibantu juga oleh kepolisian dan kejaksaan dengan adanya MOU semuanya. harusnya itu sudah sangat efektif kalo kita lihat kasus kasus ini kan turun drastis sekali kan, tentunya partisipasi masyarakat, media, pendamping desa itu tetap sangat diperlukan supaya kalo ada indikasi penyelewengan dilaporkan ke inspektorat kabupaten kalo tidak terakomodir bisa lapor ke satgas dana desa di nomor 1500040 dalam waktu 3 x 24 jam kita pasti kirim tim untuk usut dan proses hukum oknum koruptor tersebut,.” ujar Menteri Desa PDTT saat ditemui awak media.

Jadi, lanjut Menteri desa, bagi desa yang berprestasi kami pemerintah khusunya kementrian desa pasti akan suport dana sampai kesejahtraan itu tercipta di desa itu. kami akan bantu tenaga tenaga sukses yang bisa membimbing bapak ibu petani dan pengrajin yang mau maju. Kami akan carikan pengiat industri untuk kelola hasil ladang ibu bapa petani. “Namun sebaliknya, bila dana desa yang disalurkan tidak beres, dan terjadi penyimpangan konsekuensinya penjara. Proses hukum tidak akan ada tawar menawar bagi koruptos korupsi, langsung ditindaki.” tegas Menteri Desa PDTT.

Tanggapi ultimatum Menteri desa terkait penyimpangan dana desa, Bupati Bolmong Yastie Soepredjo Mokoagow pastikan akan selalu monitoring aliran dana yang dikucurkan di 200 desa di daerah Bolmong. “Tenang saja, sayapun sepakat dengan pak Menteri, agar menindak oknum yang menyelewengkan dana. Saya tak akan segan segan pecat oknum tersebut dan polisikan.” janji Yasti mantan Anggota Badan anggaran di DPR RI ini.

Yastie yakin, daerahnya akan berkembang dengan baik, masyarakat akan terjamin kesejahtraan lantaran daerah ini memiliki sumberdaya alam yang kaya.

” Usaha dan Program Presiden Jokowi untuk pemerataan kesejahtraan lewat pembangunan di desa desa terpencil dan tertinggal sangat tepat sasaran dan sangat bermanfaat. Itu sudah kami rasakan di sini. Dan untuk mensukseskan semua program pemerintah, yang perlu disini, karena kita adalah daerah penghasil jagung kita punya 80.000 hektar, kita lumbung beras sulawesi utara 30.000 hektar, kita penghasil kelapa terbesar di sulawesi utara, kita punya kopi, cengkeh coklat, kita punya bibir pantai 150 kilo meter panjangnya, apa yang kita perlukan yaitu industri kita membutuhkan industri supaya kita bisa mengolah hasil pertanian, perkebunan, hasil tambang di sini, memajukan daerah pariwisata, sehingga lapangan kerja akan terbuka dan akan berdampak pada ekonomi. kita banyak bahan baku tapi tidak ada pabrik. Kalo sudah ada pabrik maka serapan tenaga kerja dari masyarakat setempat akan cepat dilakukan.” jelas Bupati perempuan yang dikenal energik dan senang blusukan di desa desa ini.

Pada kunjungan Menteri Desa PDTT di Bolaang Mongondow, ikut menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja sama Pengembangan Produk Unggulan kawasan Perdesaan (Prokades) di Bolaang Mongondow yang dilakukan petani transmigrasi dan pihak kedua, Bupati Bolmong bertindak selaku pemerintah dan saksi.(act)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top