alterntif text
Daerah

Ali Kodal Yonif 712 Raider/Wiratama Resmi Dibawah Kodam XIII Merdeka

MANADO,- Yonif 712 Raider / Wiratama yang dulunya dibawa kendali Korem 131 Santiago, hari ini Resmi dialihkodalkan sepenuhnya ke Kodam XIII Merdeka, sebagai satuan pemukul Kodam XIII Merdeka. Rencana alih kodal ini sendiri, sebenarnya sudah lama diwacanakan, sejak pengaktifan kembali Kodam XIII Merdeka, pada 20 Desember 2016 lalu.

Pengalihan Kodal Yonif 712/ WT dari Korem 131 Santiago ke Kodam XIII Merdeka, dirangkaikan dengan serah terima jabatan Danyonif 712/WT dan Dandenzipur-4 /YKN, dilakukan sabtu (14/3), bertempat di Makoyonif Raider 712/WT, Teling, kota Manado, yang dilakukan langsung oleh Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni.

Menurut Pangdam XIII Merdeka, setelah Yonif 712 dialihkan sepenuhnya ke Kodam XIII Merdeka, Nantinya ada Batalyon infantri baru, yang akan dikendalikan oleh Korem 131 Santiago. “Batalyon infantri baru yang akan dikendalikan korem 131 santiago, nantinya berlokasi di Sangihe, di daerah perbatasan Sulawesi Utara. Mereka di sana yang akan menjadi ujung tombak penjaga perbatasan. Mereka akan memperkuat gelar pasukan di daerah perbatasan, yang rawan penyusupan, rawan penyeludupan, dan rawan pelanggaran lainnya. Yang perlu menjadi perhatian khusus oleh aparat kita.” tegas Mayjend TNI Madsuni.

“Untuk itu, para unsur komando dan staf di Korem 131 Santiago dan Yonif Raider 712/WT, harus segera menyesuaikan diri dengan prosedur hubungan staf dan komando yang baru, agar koordinasi antar satuan jajaran dan dengan Kodam XIII Merdeka dapat tetap berjalan dengan tertib dan lancar. Ikuti mekanisme hubungan kerja dan koordinasi yang selama ini sudah terlaksana dengan baik. Dan saya minta kepada prajurit tetap jaga kekompakan di antara kalian. Tidak ada yang berbeda dengan pola pembinaan satuan antara saat di bawa kendali Korem 131 Santiago, maupun saat sekrang langsung di bawah Kodam XIII Merdeka, karena dasarnya pembinaan satuan di seluruh jajaran TNI Angkatan Darat memiliki pola dan mekanisme yang sama.” jelas Jendral Bintang Dua mantan Danjen Kopasus di hadapan ribuan prajuritnya.

Sementara untuk pejabat Danyonif 712/WT dan Dandenzipur yang baru saja diserahterimakan, Pangdam XIII Merdeka berharap akan optimal melaksanakan tugasnya yang semakin berat dan semakin luas. “Sebagai satuan pemukul Yonif 712/WT harus memiliki mobilitas yang tinggi dan siap operasional setiap saat untuk dikerahkan mengatasi kerawanan (trouble spot) di seluruh wilayah administrasi Propinsi Sulawesi Utara, Propinsi Gorontalo, dan Propinsi Sulawesi Tengah dalam pelaksanaan operasi militer Kodam XIII Merdeka, baik yang bersifat OMP maupun OMSP.” pinta Madsuni.

Alih Kodal dan serah terima jabatan ini, dihadiri oleh Kasdam XIII Merdeka, Danlantamal VIII Manado, Danrem 131 Santiago, Irdam XIII Merdeka, Danrem 132 Tandulako, Danlanud Sam Ratulangi Manado, Wali Kota Manado Drs Vicky Godbless Lumentut beserta Forkompinda, Ketua Persit kartika Chandra Kirana Daerah XIII Merdeka, Danrindam, para staf ahli, Asisten dan Kabalak Dam XIII Merdeka, LO-Angakatan Udara, Kasat Brimob Sulawesi Utara, dan seluruh jajaran Kodam XIII Merdeka.(act)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top