alterntif text
Daerah

500 KK Miskin di Kabupaten Gorontalo Terima Kartu BPNTD

LIMBOTO,- Sedikitnya 500 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Kartu Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo. Penyaluran kartu BPNTD ini berlangsung di halaman Kantor BRI Cabang Limboto, Rabu (11/4).

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang pendapatannya dibawah 250.000 per-bulan. “Sesuai janji saya kepada masyarakat gorontalo untuk memberikan bantuan ini kepada mereka. Maka hari ini saya realisasikan janji itu” ucap Gubernur Rusli Habibie.

Untuk seluruh provinsi Gorontalo, tahun ini ada 35.000 kepala keluarga penerima manfaat (KPM) Kartu Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD).

“Sebenarnya data keluarga penerima manfaat (KPM) masih sekitar 109.000 KK, Tapi Karena mengingat anggaran APBD kita belum mampu jadi tahun ini baru di anggarkan 35.000 KK dan yang kami serahkan bulan ini baru 500 KK. Insya allah tahun 2018 ini capaian target untuk 35.000 KK bantuan Kartu Pangan Non Tunai Daerah dapat terealisasi.” Kata Gubernur dari Partai Golkar ini.

Lebih lanjut Gubernur Rusli menjelaskan, bahwa dari data rilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Provinsi Gorontalo mengalami kondisi yang fluktuatif dari tahun ke tahun. Dimana di tahun 2013 sebesar 18,01%, tahun 2014 17,41%, tahun 2015 18,16%, tahun 2016 17,63%, dan tahun 2017 turun menjadi 17,14%. ” Pada satu tahun terakhir yakni 2016 ke 2017 angka kemiskinan Provinsi Gorontalo turun sebesar 0,51%.” jelasnya.

Walaupun tidak begitu besar namun hal ini, kata Gubernur Rusli patut diapresiasi. “Dengan ditunjang usaha yang maksimal, bahu-membahu bersama pemerintah kabupaten/kota serta melibatkan pihak-pihak terkait. Maka angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo akan turun secara signifikan dan akan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya.” tukasnya.

Untuk itu pemerintah provinsi terus meningkatkan kinerja pemerintah melalui berbagai program, salah satunya adalah basis data sebagai program penanggulangan kemiskinan, dalam perbaikan dengan menyasar masyarakat-masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan serta meminimalisir adanya salah sasaran dalam implementasi program-program penuntasan kemiskinan.

“untuk penerima Kartu bantuan Non Tunai Daerah (BPNTD) adalah memang benar-benar penghasilan dibawah rata-rata 250.000 per bulannya dan sesuai verifikasi dilapangan dengan kebenarannya.” Tegas rusli,

Rusli berharap, masyarakat tidak terlalu menggantungkan kebutuhan mereka kepada pemerintah. Karena bantuan yang diberikan hanya sebatas membantu masyarakat. “Jadi masyarkat harus bisa lebih mandiri lagi. Bukan malah bergantung pada saluran-saluran bantuan pemerintah.” Tutup Rusli.(em)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top