alterntif text
Travel

Sukseskan Wisata Dunia di Sulut, Kompelka PKB Sion Perak Pakowa Lakukan Ini

MANADO,- Mendukung pemerintah Sulawesi Utara, untuk menjadikan Sulut tujuan wisata dunia, bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas pariwisata, tetapi masyarakat gerejawi juga ternyata ambil andil. Seperti yang dilakukan Komisi Pelayanan Kategorial Pria Kaum Bapa dan Jemaat GMIM Sion Sorong Pakowa Manado. Mereka menjajal dan promosikan lokasi lokasi wisata yang ada di Sulawesi Utara. Seperti Pantai PAL yang terletak di kecamatan Likupang Minahasa Utara, adalah salah satu daerah tujuan wisata dunia yang paling diincar wisatawan manca negara maupun wisatawan lokal.

Di lokasi wisata pantai ini, pimpinan Kompelka PKB dan ratusan jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa Manado, lakukan berbagai games menarik diantaranya, six seven up, games berantai, games bola dunia, expedisi sungai beracun. Selain itu pula ada games yang menarik yang coba dikenalkan kepada turis asing yaitu games tumbu-tumbu belanga, yang populer pada tahun 1990-an. Para turis asing di lokasi wisata, banyak yang tertarik ikut serta dan mencari tau games tradisional di daerah ini.

Meski berkampanye wisata dunia ada di Sulut, namun kegiatan ini, dibuka dengan ibadah wisata di lokasi kampanye wisata dunia tersebut. Tak sedikit pengunjung dan wisatawan di lokasi yang beragama nasrani, turut serta dalam ibadah wisata yang baru pertama kali di lakukan di lokasi wisata dan dimotori Kompelka PKB GMIM Sion Sorong Pakowa Manado.

Warga yang ikut ibadah wisata merasa senang, mereka bisa ibadah wisata, lantaran saat ke lokasi mereka datang pagi pagi benar untuk mengincar lokasi strategis di pantai PAL ini. Sebab biasanya lokasi ini pada pukul 11.00 wita sudah sangat sulit menemukan ruang untuk sekedar duduk atau bersantai bersama rombongan.

Pada jam jam tertentu, pantai ini sering dipenuhi ribuan warga baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara dari china, yang sudah tercatat ada 10 ribu orang, yang mengunjungi lokasi pantai PAL ini.

Ketua PKB Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa Manado, Penatua Roy Tambayong,S.Ip, MM, mengatakan bahwa masyarakat gereja sudah harus membuka diri dan mulai menjadikan menjaga alam ini sebagai tugas penting dari pencipta yaitu Tuhan Yang Maha Esa.

“Ada banyak umat yang lebih condong mengurusi masalah rohani dan melupakan tugasnya sebagai manusia sosial. Padahal harusnya kedua hal itu berjalan seirama dan sejajar. Kita menjadi jemaat gereja yang taat sudah pasti kita juga akan taat dan mencintai sesama dan mencintai alam. Aksi kita hari ini merupakan wujud kepedulian kita sebagai jemaat gereja. Kita membersihkan pantai dari sampah sampah sisa bungkusan kemasan pengunjung, dan memberikan pemahaman ke pengunjung dan warga agar tidak merusak alam dengan membuang sampah sembarangan, itu sudah sangat mulia. Dan sangat membantu pemerintah kabupaten Minahasa Utara untuk mengembangkan lokasi wisata dunia di sini. Menciptakan kerukuna antar beragama dan golongan. karena torang samua basudara dan torang samua ciptaan Tuhan.” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pendeta Heny D Tanjaya lengkong selaku Ketua jemaat, dan penatua Meiske Kumurur selaku Ketua BPMJ GMIM Sion Perak Sorong Pakowa Manado. Keduanya mensuport dan mendorong serta mengapresiasi ibadah wisata ini, dan mengajak semua jemaat untuk jangan berhenti terus menjaga alam ciptaan Tuhan.

” Bukan hanya saat ini, di mana saja, kita berada mari kita menjadi duta wisata, duta kebersihan, untuk membantu pemerintah sebab pemerintah adalah wakil Allah. kalo hari ini kita mulai dari lokasi wisata pantai PAL Minahasa Utara ini, next di lokasi wisata lain lagi dan dalam komunitas masyarakat dari latar belakang berbeda. Terima kasih ya kepada pria kaum bapa, dengan program kepelayanan yang aktif serta positif ini, yang sudah menyentuh lapisan masyarakat tanpa melihat suka, ras dan agama yang ada di lokasi wisata ini. Program ini bernilai positif karena sudah menyentuh mulai dari tip UPK kolom sampai aras jemaat dan sampai ke masyarakat umum. sekali lagi terima kasih ya kepada semua yang sudah terlibat, baik bapak bapak, ibu ibu, remaja dan semua jemaat ya.” ujar keduanya senada.

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top