alterntif text
Kuliner

Nikmatnya Sajian Khas Kuliner Gorontalo di Atrium Jakarta

JAKARTA,- Khas Gorontalo Rm. Aditya demikian nama yang terpampang diantara sederetan penyedia kuliner dari berbagai daerah yang berada di lantai 4 Gedung Atrium, Senen – Jakarta Pusat.

Meskipun baru setahun hadir ditengah persaingan bisnis kuliner di pusat daerah Ibu Kota Negara Republik Indonesia, namun “Rumah Makan Aditya” ini seakan hadir ingin memberikan sajian makanan khas Gorontalo sebagaian makanan alternative bagi pengguna dan pengunjung khususnya yang berada di kawasan gedung Atrium tersebut.

Rasa penasaran dengan keberadaan rumah makan tersebut, secara khusus kami berkunjung ditempat itu. Seragam pakaian hitam dan merah seakan menjadi ciri khusus empat karyawan pelayan rumah makan itu dengan sibuknya dengan tugas masing-masing. Sementara didepan meja khusus tempat pengunjung rumah makan itu ada yang sedang menikmati makanan sesuai pesanan mereka. Mata kami pun sontak kearah makanan yang sedang dicicipi oleh pengunjung tersebut. Ternyata mereka sedang menikmati menu bernama “ Woku Balanga dan Ikan Bala Rica (Bilenthango) khas Gorontalo. Salah satu rekan kamipun langsung pesan menu yang terpampang yaitu “ Duwo Santan dan Ilabulo”. Sambil menikmati pesanan kami, naluri keingintahuan rekan kamipun mulai bergerak. Satu persatu matanya mulai mengarah ke pengunjung yang sedang asyik menikmati pesanannya.

Ternyata ada 2 pengunjung yang bukan orang Gorontalo. Sisa 2 paket pesanan “ Ikan Bela Rica dan Ayam Goreng” yang usai dicicipi masih berserakan didepan mereka.

Paulin, namanya. Kepada Tim redaksi Republikpos, ditemani rekannya ia mengaku orang Jawa yang berkunjung ke gedung Atrium dengan tujuan mencari barang kebutuhan mereka dan kemudian mencari tempat jual makanan. Secara kebetulan mereka mampir di rumah makan ini dan baru pertama kali.

Ia sendiri pesan paket ayam goreng. Sebagai penikmat kuliner di Jakarta, menurutnya rasa ayam gorengnya gurih dan punya rasa tersendiri tidak seperti ayam goreng biasanya. Namun ia tidak menyangka jika menunya khas dari daerah Gorontalo. Meskipun soal rasa tergantung selera masing-masing pengunjung, tetapi baginya merasa puas dengan menu makanan yang disajikan sesuai pesanannya. Sambil mengacungkan jempolnya dan berkata Godlock. Kata Paulin.

Sementara itu, Helmi Tantu ia memilih meja tersendiri. Sambil mencicipi pesanannya yaitu paket ”Woku Balanga” Ia mengaku sering datang di Jakarta karena tugas. Menurutnya, jika berada di Jakarta sudah sering mampir di rumah makan itu. Karena menunya sudah sesuai dengan seleranya terutama rasa pedasnya. Ujarnya

Namun Helmi, berharap rumah makan ini perlu juga mempertimbangkan selera secara umum orang di Jakarta yang sebagian tidak terlalu suka dengan menu Gorontalo yang rasa pedasnya lebih di tonjolkan. Sebab, pengunjung gedung ini tidak semuanya senang dengan makanan yang terlalu pedas. Tujuannya, supaya rumah makan ini akan menjadi pilihan alternatif bagi pengunjung atau pengguna yang ada di gedung ini. Bagi warga Gorontalo yang di tinggal di daerah JABODETABEK, jika akan ke Senen, maka mampirlah ditempat ini. Sebab di rumah makan ini menyediakan menu khas Gorontalo. Tukas Helmy yang mengaku karyawan ASN di Biro Hukum Pemprov. Gorontalo.

Masih ditempat yang sama, adalah Lisna Po’io. Sosok ini baru 5 bulan dipercayakan sebagai juru masak di rumah makan itu. Sebelumnya ia jadi juru masak di rumah makan Aditya di Gorontalo.

Ia mengatakan, rumah makan ini baru setahun berdiri. Ia ditemani 3 rekanannya asal Gorontalo dari Batuda’a, Suwawa yang tugasnya melayani pengunjung. Rumah makan “Aditya” buka mulai pukul 08.00 Pagi – 23.00 malam /tutup operasional gedung ini. Harga paket makanan yang dijual di tempat ini bervariasi. Misalnyapaket Ikan Tuna Rica-rica Rp. 42.500,-/paket sementara Rp. 22.500 perporsi, tergantung pesanan. Pengunjung rumah makan ini jumlahnya lumayan. Selain orang Gorontalo ada juga bukan orang Gorontalo bahkan kadang-kadang bisa 30 orang perhari.

Khusus untuk Rumah Makan” Aditya” di gedung Atrium, ia menyediakan 17 (Tujuh belas) macam menu. Antara lain: Ikan Mujair Bela Rica, Oci Belarica, Kuwa Gorontalo, Tuna Rica-rica, Sagela Tuna, Semur Ala Gorontalo, Ilabulo, Prekedel Nike, Nike Tumis,Santan Tuna, Iloni Mujair, Sayur Acar, Terong Rica. Menu yang paling laris atau disukai pengunjung Mujai Bela Rica dan Tuna Rica-rica. Tetapi, jangan lupa! sudah ada juga cabangnya selain di gedung Atrium. Tukasnya

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top