alterntif text
Daerah

KPU Kota Gorontalo Diserbu Ratusan Massa, Ini Tuntutan Mereka

GORONTALO,- Ratusan massa yang menamakan diri aliansi masyarakat peduli konstitusi (AMPK) berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo, Rabu (7/2). Kedatangan massa aksi ini untuk meminta kejelasan sikap dari KPU terkait adanya dugaan bahwa pihak KPU Kota Gorontalo masih menerima berkas perbaikan salah satu kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo.

Massa juga mendesak agar pihak KPU Kota Gorontalo untuk membuka secara transparan terkait berita acara perbaikan berkas pasangan calon dimasa akhir pemasukan berkas perbaikan pada tanggal 20 Januari 2018 lalu. “Untuk itu kami meminta agar KPU menunjukkan berita acara penerimaan berkas perbaikan pasangan calon Marten Taha dan Ryan Kono yang dimasukkan pada tanggal 20 Januari lalu,” ujar salah satu perwakilan massa aksi Rauf Abdul Azis.

Massa juga mempertanyakan soal perbaikan berkas milik Ryan Kono yang diupload oleh pihak KPU pada tanggal 26 Januari dimana saat itu sudah melewati batas akhir masa pemasukan perbaikan berkas pasangan calon.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Komisioner KPU Kota Gorontalo, Lapandri Ilahude bahwa pihaknya tidak tahu menahu dengan adanya sisipan perbaikan dokumen milik salah satu kandidat Wakil Wali Kota Gorontalo yang terupload ke lama website milik KPU pada tanggal 26 Januari silam.

“Secara kelembagaan kami tidak tahu jika itu sudah muncul di website KPU. Kita (KPU.red) pun kaget saat itu sudah ada di laman web KPU,” ujar Lapandri.

Lapandri juga menegaskan bahwa secara kelembagaan batas waktu pemasukan perbaikan berkas dokumen administrasi pencalonan adalah tanggal 20 Januari 2018. “Tahapan perbaikan hanya sampai tanggal 20 (Januari.red).”,tegasnya.

Usai berunjuk rasa di kantor KPU Kota Gorontalo, massa aksi kemudian melanjutkan aksinya di Sekretariat Panwas Kota Gorontalo.(ms)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top