alterntif text
Daerah

Ketua KPU Kota: Yang Tidak Puas Silahkan Menggugat. Ini Komentar Pendukung ADHA-CBD

GORONTALO,- Terkait adanya dugaan pelanggaran administratif yang dilakukan oleh pihak KPU Kota Gorontalo terkait penetapan salah satu kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Ketua KPU Kota Gorontalo, La Aba menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapi segala gugatan dari pihak yang tidak puas atas putusan KPU Kota tersebut. Menurutnya apa yang ditetapkan oleh pihaknya itu sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. “Bagi pihak yang tidak puas dengan hasil putusan kami, silahkan melayangkan gugatan,” tegas La Aba dihadapan awak media usai rapat penetapan pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah Kota Gorontalo, Senin (12/2).

Terkait hasil putusan yang diduga bukan keputusan secara bulat dari seluruh Komisioner KPU Kota Gorontalo, La Aba mengatakan bahwa hal tersebut tidak dapat dia sampaikan. “Yang jelas ini bukan keputusan orang per-orang, tapi keputusan secara kelembagaan,” ujar La Aba.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Ketua KPU Kota Gorontalo tersebut, Rauf Abdul Azis salah satu anggota tim pemenangan dari pasangan Adhan Dambea – Hardi Hemeto mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh Ketua KPU Kota Gorontalo tersebut tidak masuk akal dan mencoreng tatanan demokrasi di Kota Gorontalo. “Tidak masuk akal, keinginan kami hanyalah pihak KPU itu menjalankan pilkada ini sesuai aturan. Kami protes karena kami tidak ingin ada kesalahan dalam proses penyelenggaraan (Pilkada.red) ini,” tegas Rauf.

Rauf menambahkan bahwa tindakan KPU yang tetap meloloskan salah satu kandidat yang disinyalir terlambat memasukkan berkas perbaikan dokumen administrasi calon tersebut akan dia bawa ke ranah hukum. “Akan kami gugat, ini tidak benar,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Gorontalo telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada KPU Kota Gorontalo terkait adanya dugaan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh pihak KPU Kota Gorontalo, dan merekomendasikan pihak KPU Kota Gorontalo untuk patuh pada aturan tahapan pilkada yang sesuai dengan ketetapan sebelumnya. Namun sayangnya rekomendasi tersebut terkesan diabaikan oleh pihak KPU Kota Gorontalo.(red)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top