alterntif text
Daerah

Tak Mau Jadi Ban Serep. Ini Alasan Thariq Mau Jadi Wakil Indra

Indra-Thariq

GORUT,- Memang hukum dalam politik tidak ada yang abadi. Sehingganya, jika kemarin berseberangan, bisa jadi saat ini berteman. Karena itu, Pilkada kali ini, Indra-Thoriq memilih untuk bersama. Menyatukan visi cita cita membangun Gorontalo Utara.

Adakah tawaran yang menggiurkan hingga Thariq mau menerima pinangan Indra. Karena bagi Thariq resiko untuk jadi ‘Ban Serep’ bukan soal, karena memang bukan itu yang beliau lihat. “Saya melihat banyak hal. Dan bahkan sudah saya pikirkan. Dan soal itu juga saya sudah sampaikan, beri saya ruang untuk bekerja. Selama ruang itu ada, maka tentu harmonisasi penyelenggaraan pemerintah akan maksimal. Dan saya tidak akan melawan,” urai Thariq.

Masalahnya adalah, kata Thariq, terkadang sebagai Wabup, kita kadang sudah mengambil hak hak dan kewenangan Bupati. “Dan Ini yang tidak bisa !,” tegasnya. Masing masing kita punya ruang kerja sendiri. Buku 48 hukum kekuasaan jelas, disitu sudah ada jalur jalurnya. Dan mari saling menghormati satu sama lain akan jalur itu,” jelas Thariq.

Disisi lain soal dirinya dengan Indra Yasin, kami pasangan hebat. Dua kali saya jadi lawan berat pak Indra. Hari ini kami bersama, maka ini hebat. “Lawan jadi Kawan kan hebat. Cuma kalau Kawan terus jadi Lawan ini yang sudah keterlaluan. Pertanyaannya, ada apa ?.” kata Thariq.

Sementara kata Thariq, kebaikan sosok Indra Yasin sudah sangat orang kenal. Bahwa sosok ini luar biasa baik. Sehingga itu kalau ada yang mengatakan pak Indra orang jahat, maka saya katakan orang itu kurang waras atau orang gila. Kalaulah kebaikan yang membuat kawan seorang Indra Yasin lari dan memilih jadi lawan. Maka jelas, masalahnya ada pada orang itu. “Ya, mungkin keinginannya terlalu besar. Sehingga ada batasan-batasan yang seharusnya tak dilanggar, tetap dilanggar, disini masalahnya jelas,” tutup Thariq.(ed)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top