alterntif text
Business

Perekonomian Gorontalo Diprediksi Membaik

GORONTALO,- Perekonomian Gorontalo tahun ini diperkirakan akan semakin membaik. Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat pertumbuhan pada kisaran 6,4 hingga 6,8 persen (year of year/yoy).

Berdasarkan dari Kajian Ekonomi Regional, sumber utama peningkatan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 berasal dari masih kuatnya permintaan domestik, meningkatnya investasi dan perbaikan ekspor.

Sementara itu, tingkat inflasi pada tahun 2018 diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 dengan rentang dalam kisaran target inflasi nasional sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen (yoy).

Kepala Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveilance, Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, One Yusril Fikar, mengakui target inflasi 2018 mengalami penurunan dibandingkan 2017 diperkirakan karena minimnya shock dari kebijakan pemerintah serta upaya pengendalian inflasi oleh pemerintah dan Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) melalui berbagai kegiatan untuk meningkatkan produksi, memperlancar pasokan dan mengatasi gejolak harga menjadi faktor utama penurunan tekanan inflasi.

Seperti diketahui, inflasi Gorontalo hingga November 2017 tercatat sebesar 3,53 persen (year to date/ytd). Naiknya tekanan inflasi tersebut dipengaruhi oleh oleh administered prices atau komponen yang diatur pemerintah. “Pada 2017, kita tahu bahwa ada pencabutan subsidi listrik untuk sebagian pelanggan 900 VA, kenaikan cukai rokok, penyesuaian batas bawah tiket pesawat hingga biaya STNK,” jelas One.

Sementara itu, Dekan Ekonomi Universitas Gorontalo DR Yakob, MSi menilai pertumbuhan ekonomi masyarakat baik dari segi pertanian, perdagangan dan juga jasa masih akan terus mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun ini.

Itu bisa dilihat dengan maraknya usaha jasa yang ada terus mengalami perkembangan di pusat Kota Gorontalo. “Maraknya rumah makan dan juga tempat hiburan yang terus menjamur di Kota Gorontalo membuktikan geliat ekonomi masyarakat yang cukup meningkat, karena peralihan gaya hidup saat ini terus mengalami perubahan yang dulunya lebih suka makan dirumah saat ini lebih banyak makan di rumah makan atau nongkrong di kafe,” ungkap Yakop.

Lanjut dikatakan Yakop, selain itu, usaha jasa baik laundry dan juga jasa pesan antar yang saat ini makin marak dilakukan oleh para ibu rumah tangga bisa memicu dan menjadi salah satu faktor peningkatan ekonomi warga. “Banyaknya jasa baik laundry dan juga jasa pesan antar makanan yang menjamur bak kacang goreng ini semakin hari semakin laris manis dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin baik,” ungkap Yakob.

Kemudian, sektor perdagangan dengan maraknya waralaba yang sudah mulai menjamur bukan saja di Kota Gorontalo tetapi sudah masuk Kabupaten Gorontalo dan juga Bone Bolango. Ini diprediksi makin lama akan menjamur hingga ke Kabupaten Gorontalo Utara. “Intinya ditahun 2018 ini geliat pertumbuhan ekonomi Gorontalo akan terus mengalami peningkatan yang baik,” tandasnya.(af)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top