alterntif text
Daerah

Nelayan Gorontalo Kembali Kebanjiran Bantuan

GORONTALO,– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) memberikan sejumlah bantuan untuk nelayan Gorontalo.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaya, yang hadir mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, mengatakan bantuan yang diberikan ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah untuk menjadikan laut sebagai garda depan dan masa depan bangsa.

“Untuk itulah semua bantuan yang diberikan ini untuk mengoptimalkan potensi perikanan Indonesia yang kian melimpah dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Kami pemerintah juga terus berusaha untuk mengusir kapal-kapal asing yang berdampak pada peningkatan stok ikan perairan di Indonesia,” kata Syarif saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan kepada nelayan sekaligus pengresmian pasar ikan bersih di perairan laut Inengo, Bone Bolango, Jumat (19/1).

Kehadiran Syarif di Gorontalo turut didampingi oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Ketua Komisi IV Roem Kono, Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin.

Pada kesempatan itu juga, Sjarief menyerahkan bantuan permodalan untuk nelayan dengan total mencapai Rp 36,49 miliar. Bantuan permodalan ini merupakan kerja sama DJPT dengan Bank BRI berupa gerai permodalan nelayan. Gerai ini bertujuan untuk meningkatkan pendanaan skala usaha termasuk memfasilitasi pengembangan alat penangkapan ikan ramah lingkungan. Diketahui, di Provinsi Gorontalo jumlah debitur yang sudah terfasilitasi permodaannya sebanyak 2.725 orang.

“Kita gandeng perbankan guna fasilitasi bapak-bapak nelayan mendapatkan bantuan permodalan agar dapat melaut. Harapan kedepannya, kapal-kapal yang bapak-bapak miliki ini nantinya dapat menetas menjadi kapal yang lebih besar,” tandas Sjarief.

Sebanyak 57 unit kapal perikanan diserahkan secara simbolis kepada nelayan Gorontalo yang merupakan kapal bantuan tahun anggaran 2016 sejumlah 23 unit dan tahun anggaran 2017, 34 unit. Sebelumnya kapal bantuan beragam ukuran tersebut melakukan parade di perairan Teluk Tomini, Gorontalo. Bantuan armada penangkapan ikan ini dilengkapi juga dengan bantuan alat penangkapan ikan ramah lingkungan sejumlah 51 paket berupa gillnet permukaan, gillnet pertengahan, handline, dan rawai dasar 1000 mata pancing,

Dalam kesempatan itu pula, pemerintah juga memberikan bantuan premi asuransi nelayan senilai Rp. 2,12 miliar untuk 7.638 orang nelayan di Provinsi Gorontalo dengan rincian Kab. Boalemo 1.350 nelayan, Kab. Bone Bolango 105 nelayan, Kab. Gorontalo 1.570 nelayan, Kab. Gorontalo Utara 1.821 nelayan, Kota. Gorontalo 1.170 nelayan dan Kab. Pohuwato 1.622 nelayan.

Tak hanya itu, Sjarief juga turut meresmikan tempat pemasaran ikan higienis senilai Rp 545 juta dan meninjau pembangunan pasar ikan bersih dari Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan senilai Rp 3,2 miliar. Pemerintah juga memberikan bantuan ice flake machine berkapasitas 1,5 ton sebanyak 2 unit untuk Kota Gorontalo dan 2 unit untuk Kabupaten Gorontalo serta sarana kendaraan berpendingin roda 6 1 unit.(red)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top