Indra Yasin – Thariq Modanggu Pasangan ‘Termiskin’ di Pilkada Gorut – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Indra Yasin – Thariq Modanggu Pasangan ‘Termiskin’ di Pilkada Gorut

REPUBLIKPOS (GORUT) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis harta kekayaan calon yang akan bertarung di Pilkada 2018, melalui website resmi lembaga antirasuah tersebut. Dari 1.150 calon kepala daerah yang telah mendaftar ke KPU, baru 1.111 calon atau sekitar 91 persen yang telah melaporkan harta kekayaan hingga Jumat (19/1) pukul 18.08 WIB.

Untuk pemilihan gubernur-wakil gubernur, dari 60 pasangan calon (paslon) yang telah mendaftar, baru 55 paslon yang telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Untuk pemilihan bupati-wakil bupati, dari total 400 paslon, baru 367 calon bupati dan 362 calon wakil bupati yang memasukkan LHKPN ke KPK. Begitupun dengan pemilihan walikota-wakil walikota.

Dari 150 paslon, baru 140 calon walikota dan 132 calon wakil walikota yang memasukkan LHKPN. Tapi untuk dua pilkada Gorontalo yaitu Pilwako Gorontalo dan Pilbup Gorontalo Utara (Gorut), seluruh pasangan calon tercatat sudah memasukkan LHKPN dari sejak akhir Desember 2016 hingga awal Januari 2017. LHKPN seluruh calon di Pilwako dan Pilbup Gorut sudah terverifikasi oleh KPK.

Calon wakil bupati Gorut Suhela Rachmad menjadi kontestan paling awal memasukkan LHKPN dari calon lain.

Pasangan Thomas Mopili itu menyerahkan LHKPN pada 29 Desember 2016. Sementara calon wakil walikota Hardi Hemeto dan calon wakil bupati Gorut Thariq Modanggu paling akhir memasukkan yaitu pada 8 Januari lalu.

Berdasarkan LHKPN yang telah dirilis oleh KPK tersebut, Suhela Rachmad yang menjadi satu-satunya calon kepala daerah perempuan yang bertarung di pilkada Gorontalo tahun ini, menjadi calon dengan harta kekayaan terbanyak mencapai Rp 71,4 miliar.

Diposisi kedua, ditempati oleh pasangannya Thomas Mopili dengan total harta sejumlah Rp 29,9 miliar. Dengan demikian pasangan Thomas Mopili-Suhela Rachmad (Imsak), tercatat menjadi paslon terkaya baik untuk pilbup Gorut dan Pilwako Gorontalo.

Bila digabungkan total kekayaan pasangan ini mencapai Rp 101 miliar atau hampir separuh dari keseluruhan harta calon yang bertarung di pilwako dan pilbup Gorut sejumlah Rp 206 miliar.

Sementara di Pilwako Gorontalo, calon walikota Rum Pagau menjadi calon dengan nilai harta kekayaan paling banyak sejumlah Rp 15 miliar.

Ditempat kedua diisi oleh calon wakil walikota Ryan Kono dengan jumlah harta kekayaan sebesar Rp 7,9 miliar.

Gelar paslon terkaya di Pilwako dipegang oleh pasangan Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa (RAMAH) dengan nilai kekayaan Rp 17,8 miliar.

Sementara paslon dengan nilai kekayaan paling rendah yaitu pasangan calon bupati-wakil bupati Gorut Indra Yasin-Thariq Modanggu sejumlah Rp 1,7 miliar. Posisi selanjutnya adalah pasangan calon walikota-wakil walikota Adhan Dambea-Herdi Hemeto (ADHA) dengan nilai kekayaan Rp 5,6 miliar.

Calon yang akan bertarung di Pilkada memang diharuskan untuk melaporkan harta kekayaan ke KPK sebagai bentuk transparansi terhadap para calon pejabat penyelenggara negara. Ketua KPU Kota Gorontalo La Aba mengatakan, menyerahkan LHKPN menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh calon.

Karena telah diatur dalam peraturan komisi pemilihan umum (PKPU). Cuma dia memang mengakui, keharusan itu tidak dibarengi sanksi terhadap calon yang tidak menyerahkan LHKPN.

“Sayangnya tidak ada sanksi tegas jika memang hingga hari terakhir calon tetap tidak memasukkan berkas LHKPN itu,” ujarnya.
Sementara itu, KPK telah menutup waktu pemasukan dokumen LHKPN pada Jumat (19/1) kemarin.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengaku sudah ada 972 bakal calon kepala daerah yang menyetorkan laporan kekayaannya hingga Kamis (18/1). Jika dibandingkan data dari KPU, masih ada 172 bakal calon kepala daerah yang belum menyetorkan laporan kekayaannya.

“Mengacu kepada data KPU yang mencantumkan ada 525 pasangan calon atau 1.150 orang, maka masih cukup banyak calon kepala daerah yang belum melaporkan kekayaannya ke KPK,” tandasnya seperti dilansir okezone.com.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top