Dukung IQRA, Aleg Golkar Siap Pertaruhkan Jabatannya – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Dukung IQRA, Aleg Golkar Siap Pertaruhkan Jabatannya

Republikpos, Gorut – Surat Peringatan Kedua (SP2) bakal diterbitkan Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPRD Gorontalo Utara (Gorut), terhadap aleg Daud Syarief.

Ketua F-PG DPRD Gorut Lukum Diko mengatakan, penerbitan SP2 ini sudah melalui mekanisme internal menindak lanjuti kinerja dari Daud Syarief selama menjabat wakil rakyat di legislatif. Lukum juga mengatakan bahwa, tak menutup kemungkinan SP3 akan diterbitkan, dan itu artinya, sudah dengan pemecatan terhadap yang bersangkutan. Mekanisme

internal tersebut diantaranya diskusi secara pertemanan, kekeluargaan, hingga organisasi partai politik dan kelembagaan dilegislatif dengan aleg, namun semuanya berakhir buntu.

“Semuanya berakhir buntu, meski kami sudah berusaha memediasi ini baik itu pertemanan, kekeluargaan,” kata Lukum.

Pekan ini kata dia lagi, SP2 akan disampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Dengan begitu, aleg tersebut kata Lukum, hanya memiliki satu kesempatan lagi sebelum terbit SP3 yang juga pemecatan.

F-PG DPRD Gorut juga kata Lukum lagi, telah berusaha memahami apa yang terjadi termasuk aktifitas lain dari aleg tersebut. Namun, keberadaan dirinya bersama aleg F-PG DPRD Gorut lainnya kata Lukum, tentu tidak sekedar mengikuti kemauan dan kemudian dipahami serta dimengerti lagi.

Apalagi, diluar agenda legislatif, seluruh pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Gorut kini punya tanggung jawab besar mensukseskan pelaksanaan Pilkada.

Dikonfirmasi terpisah, Daud Syarief mengatakan, sangat tahu diri terhadap kepercayaan Partai Golkar dan masyarakat yang memilihnya sebagai wakil rakyat. Apa yang dilakukannya selama ini juga bukan karena disengaja, termasuk soal sikap politik yang kini berada dibarisan pemenangan Indra Yasin – Thariq Modanggu.

“Pak Ketua Thomas, ibu Ketua, sangat baik terhadap saya, dan itu tidak bisa saya pungkiri, saya juga sampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar,” ungkap Daud.

Karenanya dia mengaku siap menerima konsekuensi apapun yang akan diberikan oleh F-PG DPRD Gorut. Sejumlah agenda partai diakui Daud juga, selama ini tidak maksimal diikutinya. Selain karena faktor usaha yang dijalaninya selama ini membutuhkan perhatian lebih, juga ada beberapa hal menurut dia yang tak bisa diungkapkan ke publik.

“Agenda partai adalah kewajiban untuk diikuti, saya akui itu, selama ini tidak maksimal, pilihan saya dibarisan pemenangan Iqro, itu memang dari hati,” pungkas Daud.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top