Daerah

Revitalisasi Danau Limboto Terus Dimaksimalkan

LIMBOTO,- Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya maksimal dalam menyelesaikan persoalan Danau Limboto.

Betapa tidak, sejak tahun 1932 kedalaman Danau Limboto mencapai 30 M, dengan luas 7.000 ha. Namun mulai dari tahun 1990 sampai 2017 menurun menjadi 2,5 M untuk kedalaman dengan luas 3.300 ha. Penurunan daya tampung danau, menyebabkan Danau Limboto hampir setiap hujan menyebabkan banjir di beberapa kelurahan/desa di Kabupaten Gorontalo.

Seperti yang diketahui Danau Limboto masuk dalam daftar 15 danau kritis di Indonesia yang penanganannya harus terus dilakukan optimal dari semua kompetisi terkait, baik pemerintah hingga masyarakat. Penanganannya harus menyeluruh, mulai hulu hingga hilir.

“Setiap tahunnya kontribusi Sendimen yang masuk ke danau limboto kurang lebih 2juta meter kubik. Ini yang menyebabkan pendangkalan hingga luas area danau mengecil,” Ujar Husen Hasni Kadis Lingkungn Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo pada Seminar Revitalisasi Danau Limboto.

Husen Hasni juga menambahkan bahwa pihaknya telah membuat ide dan gagasan terkait revitalisasi tersebu dan sudah disampaikan kepada Bupati maupun Gubernur Gorontalo. “Kami akan membuat kebun Raya yang tempatkan dikelurahan Bongohulawa dengan luas 100 Ha, 50 Ha kebun raya dan 50 Ha untuk komersial.” imbuhnya.

Dalam kebun raya tersebut kata Husen, akan ditambahkan spot satwa, taman burung endemik Sulawesi dan danau buatan. Sementara sisanya 50 Ha akan disewakan kepada swasta untuk area komersil.

Sementara itu pada kesempatan yang sama pula, Asisten II Pemkab Yudi Ekwanto mengatakan, bahwa Pemkab Gorontalo telah mengambil sejumlah langkah penanganan terkait kritisnya di Danau Limboto.

“Ya, penanganan dari hulu misalnya, Bupati mengistruksikan bantuan bibit dan pupuk untuk masyarakat tani dilereng-lereng gunung dan dibantaran sungai dihentikan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi erosi yang mengakibatkan bertambahnya sendimentasi” tandas Yudi.(ep)

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top