Koalisi Besar Usung Pasangan IQRO - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Koalisi Besar Usung Pasangan IQRO

alterntif text

REPUBLIKPOS (GORUT) – Obsesi pasangan calon bupat-wakil bupati Indra Yasin-Thariq Modanggu (IQRA) menggalang koalisi besar di Pilkada kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) 2018, akhirnya terwujud.

Setelah mengantongi dukungan PDIP, PPP, dan PKS , kini gerbong koalisi pasangan IQRA diperkuat PAN yang menjadi partai terbesar kedua di Gorut. Pasangan ini mendapatkan dukungan PAN seiring telah diserahkannya SK DPP oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ke Indra Yasin. Penyerahan SK berlangsung di rumah dinas Ketua MPR-RI, Kamis (14/12).

Bergabungnya PAN dalam gerbong koalisi pengusung IQRA membuat dukungan politik pasangan ini menjadi sangat besar. Jumlah kursi partai pengusung IQRA mencapai lebih dari separuh kursi di DPRD Gorut yang berjumlah 25 kursi. Komposisinya adalah PAN 5 kursi, PDIP 3 kursi, PPP 3 kursi dan PKS 2 kursi.

Kepada Republikpos, Indra Yasin mengatakan, SK dukungan dari DPP PAN tersebut merupakan kepercayaan dan amanah yang nantinya akan dijalankan dengan baik oleh Iqra.

“Ya, alhamdulillah PAN secara resmi mendukung kami (Iqra),” ujarnya, saat dihubungi via selular tadi malam.

Menurut Indra, disamping menyerahkan secara langsung SK dukungan, Zulkifli Hasan juga memberikan beberapa wejangan terhadap pasangan Iqra (Indra Yasin-Thariq Modanggu.red) menghadapi Pilkada.

“Pak Zulkifli harap kami fokus untuk memenangkan Pilkada,” tambah Indra yang kini masih menjabat Bupati Gorut.

Indra yang kini juga menjabat Ketua MPPD DPD PAN Gorut mengungkapkan, selain PAN dalam waktu dekat SK dukungan dari PDIP juga sudah akan diserahkan.

“Bahkan Gerindra juga mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah akan turun. Sekali lagi ini tentu sebuah kepercayaan yang akan kami jaga dengan baik,” tambahnya, seraya mengimbau kepada para pendukung Iqra dan masyarakat Gorut pada umumnya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban daerah menjelang dan hingga pelaksanaan Pilkada 2018 usai.

Terpisah, Ketua DPD PAN Gorut Lukman Botutihe ketika dikonfirmasi membenarkan adanya SK tersebut. “Ya, saya tidak sempat menghadiri, cuma informasinya SK sudah diserahkan langsung Ketua Umum kepada Indra Yasin,” ungkapnya.

Dengan adanya Sk tersebut, Lukman, menegaskan, keputusan partai akan dijalankan dengan sebaik mungkin dan keputusan ini patut juga diamankan oleh seluruh kader PAN yang ada di Gorut. “Ya, tentu kita patut menjalankan apa yang menjadi perintah partai. Kami akan kerahkan segala kekuatan kita untuk memenangkan pasangan ini,” tegasnya, seraya berharap tidak ada kader-kader yang tidak mengamankan keputusan partai ini.

Lukman juga mengimbau kepada seluruh kader PAN, untuk merapatkan barisan bersama fokus memenangkan Pilkada, menjalankan perintah partai. “Sudahilah perbedaan, saatnya kita bersatu. Kalau kita masih mengakui sebagai kader PAN, maka kita jalankan perintah partai,” pinta Lukman.

Selain PAN, PDIP, PPP dan PKS, dikabarkan Gerindra yang punya dua kursi juga akan bergabung untuk memperkuat koalisi pasangan Iqra. Sehingga tinggal 10 kursi partai yang tersisa. Yaitu Golkar dengan 5 kursi yang berpeluang besar akan mengusung Thomas Mopili sebagai calon bupati. Serta Demokrat dan Hanura masing-masing 2 dan 3 kursi. Dua partai ini sampai sekarang belum diketahui kemana akan melabuhkan dukungannya di Pilkada Gorut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top