Daerah

Per Januari Pemuktahiran Data Menggunakan Aplikasi

Sophian Rahmola II

GORUT,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) terus berkomitmen mewujudkan kwalitas demokrasi di Kabupaten Gorut baik itu terhadap Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 maupun Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

Salah satu hal yang menjadi perhatian yakni terkait dengan pemuktahiran data berkelanjutan yang datanya harus up to date. Menurut anggota Komisioner KPU Kabupaten Gorut, Sophian Rahmola, nantinya untuk pemuktahiran data pemilih berkelanjutan tersebut akan menggunakan aplikasi.

“Nantinya KPU akan meminta kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di desa dimana dia tinggal untuk meng-up date setiap perkembangan penduduk atau pemilih yang ada di desa dimana petugas PPS itu tinggal” ungkap Sophian.

Lebih lanjut dikatakan oleh Sophian bahwa pihaknya akan meminta PPS untuk melaporkan ketika ada yang meninggal, ada yang pindah mapun yang masuk “Pada intinya semua yang menyangkut mutasi pemilih yang terjadi di desa tersebut harus dilaporkan setiap saat oleh PPS kepada KPU” terangnya.

Kalau untuk kependudukan kata Sophian, KPU bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorut yang nantinya mereka akan menggunakan petugas register penduduk yang ada di desa yang statusnya dibawa dinas tersebut.

“Para petugas ini nantinya akan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi lewat pesan pendek (SMS) jika ada penduduk yang meninggal dan lainnya. Nantinya laporan tersebut ketika dikanal akan terbagi, jika laporan mengenai kependudukan akan langsung masuk ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorut. Sementara jika laporan tersebut mengenai pemilih, maka akan langsung masuk ke KPU Kabupaten Gorut” jelas Sophian.

Nantinya kata Sophian, akan ada pasword yang akan diberikan. Khusus untuk laporan kependudukan ada kodenya sendiri dan untuk laporan data pemilih kodenya juga sendiri tidak sama dengan data kependudukan.

“Pemuktahiran berkelanjutan tersebut akan terus menerus bukan saja pada Pilkada namun akan terus berkelanjutan. Dan rencananya mulai diaplikasikan pada Januari” ujarnya.

Untuk itu rencananya akan ada rapat besar dengan mengumpulkan 123 desa sekaligus petugas PPS di 123 desa dan mereka ini langsung akan di bekali. “Mereka nantinya akan dibekali melalui Bimtek terkait dengan bagaimana menggunakan aplikasi ini” tandasnya.

PENULIS: Matris Salim

EDITOR: M. Abu Faiz

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top