Daerah

Pembahasan KUA-PPAS Gorontalo Utara Molor

Gustam Ismail PKS
Gustam Ismail, anggota dprd kabupaten gorontalo utara.

GORUT,– Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Gorontalo Utara terancam molor. Hal ini dikarenakan hingga saat ini Paripurna terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorita Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Gorontalo Utara belum kunjung dilakukan.

Padahal saat ini telah memasuki pertengahan bulan November, sementara sesuai dengan regulasi yang mengatur soal penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), bahwa batas akhir penyusunan RAPBD adalah tanggal 31 November 2017.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gorontalo Utara, Gustam Ismail, mendesak agar dokumen KUA dan PPAS tahun 2018, bisa segera disahkan lewat paripurna.

Menurutnya, jika dokumen KUA dan PPAS tidak segera disahkan, akan berdampak pada molornya pembahasan RAPBD Kabupaten Gorut tahun 2018.

“Sementara dalam aturan sudah jelas bahwa, batas akhir itu tanggal 31 November 2017 dan sudah diketuk,” kata Gustam.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gorut ini juga mengaku prihatinan dengan kondisi tersebut. Padahal dokumen KUA dan PPAS Gorontalo Utara tahun 2018 sudah ada, tinggal menunggu disahkan oleh legislatif.

“Jangan sampai ini akan berdampak negatif pada kepentingan rakyat yang sebelumnya telah di programkan pada RAPBD tahun 2018. Karena banyak program pro rakyat yang harus kita bahas pada RAPBD tahun mendatang, dan itu tidak bisa dibahas jika dokumen KUA-PPAS tidak kunjung disahkan dalam paripurna,” tandasnya.

Gustam berharap agar pelaksanaan Rapat Paripurna pengesahan KUA-PPAS Kabupaten Gorut tahun 2018, bisa segera digelar.(MS)

EDITOR: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top