Daerah

Komisi II DPRD Gorut Akan Panggil Sejumlah Kontraktor, Ada Apa?

MONITORING KOMISI II DPRD GORUT
ANGGOTA KOMISI II DPRD GORUT SAAT MELAKUKAN MONITORING DISEJUMLAH LOKASI PROYEK. DOK. HUMAS

GORUT,- Terkait hasil monitoring yang digelar oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dua hari terakhir ini, rencananya pihak Komisi II DPRD Gorut akan menggelar rapat untuk membahas hal tersebut. Untuk itu seluruh kontraktor yang menjadi mitra kerja Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Gorut, dihimbau agar bisa hadir dalam pelaksanaan rapat yang dimaksud.

Ketua Komisi II DPRD Gorut, Hitler Datau mengungkapkan bahwa banyak hal yang harus ditanyakan langsung ke kontraktor atau pihak ketiga terkait dengan pekerjaan proyek tahun ini. Pertemuan itu juga kata Hitler, untuk mendengarkan langsung penjelasan dari pihak kontraktor bagaimana upaya untuk menuntaskan pekerjaan proyek yang sedang dikerjakan saat ini dengan sisa waktu yang ada.

“Termasuk, temuan-temuan yang diperoleh saat melakukan monitoring selama dua hari ini. Apa saja yang akan dilakukan oleh kontraktor atau pihak ketiga dalam menyelesaikan proyek, kami ingin tahu, mengingat waktu yang ada,” kata Hitler kepada Republikpos, Kamis (9/11).

Dalam monitoring lapangan yang digelar selama dua hari ini disejumlah lokasi pekerjaan proyek, yakni proyek pekerjaan pembangunan masjid, proyek jalan by pass, proyek jalan menuju SMK di Kecamatan Tomilito, dan proyek jalan ke TPI di Kecamatan Gentuma Raya, pihaknya menemukan adanya pekerjaan proyek yang diragukan akan selesai tepat waktu.

“Padahal kami sudah meminta kepada kontraktor untuk menambah jumlah tenaga kerja, apakah dari dalam maupun luar daerah, untuk memacu pekerjaan proyek tersebut,” ungkap Hitler.

Hitler juga menyoroti terkait pola kerja dari para kontraktor yang tetap melaksanakan pekerjaan dengan cara yang menurutnya tidak efisien, “Pengangkutan bahan material, selama ini masih manual mengandalkan kekuatan tenaga kerja yang ada. Akan lebih baik, jika kontraktor membuat jalan dengan daya tahan yang kuat, agar bisa dilalui kendaraan mengangkut bahan material.” imbuhnya.

Sekitar dua pekan kemarin, saat Komisi II DPRD Gorut melakukan monitoring sebelumnya telah meminta kepada kontraktor pada proyek jalan menuju SMK di Kecamatan Tomilito, menambah jumlah tenaga kerja. Namun, kata Hitler, pihaknya sangat menyayangkan masukan yang diberikan kepada pihak kontraktor tidak dilaksanakan.

“Hal ini berdampak pada kemajuan pekerjaan yang tidak signifikan, hal inilah yang akan kami pertanyakan pada rapat nanti” tandas Hitler.(MS)

EDITOR: M. Abu Faiz

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top