Daerah

Pemkab Gorontalo Utara Seriusi Rencana Pembangunan KIK dan KEK

ilustrasi kek
ilustrasi kawasan ekonomi khusus. foto: istimewa

KWANDANG,- Menindak lanjuti program kerjasama dengan PT JABABEKA dalam mengembangkan potensi daerah khususnya dibidang perindustrian dan ekonomi, Pemeritah Daerah Gorontalo Utara terus berupaya untuk mempersiapkan segala kebutuhan terkait rencana PT JABABEKA untuk membangun kawasan industri khusus (KIK) di Gorontalo Utara.

Hal ini juga dibahas dalam pertemuan antara pihak PT JABABEKA dengan Pemda Gorontalo Utara, di ruang pola Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kamis (12/10/2017). Dalam pertemuan tersebut juga terungkap dimana Kecamatan Anggrek akan menjadi wilayah pengembangan kawasan industri khusus (KIK) sekaligus menjadi kawasan kota baru atau kawasan ekonomi khusus (KEK). PT Jababeka sendiri memiliki program pengembangan kota baru atau kawasan ekonomi khusus di Gorontalo yang meliputi wilayah Paguyaman (Boalemo), Anggrek, dan Kwandang.

Bupati Gorontalo Utara Hi. Indra Yasin sangat menyambut baik rencana dan program dari pihak PT Jababeka dalam mengembangkan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di wilayah Gorontalo Utara. Menurut orang nomor satu di Gorontalo Utara ini, wilayah Kecamatan Anggrek memang memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan pelabuhan dan pergudangan jalur nasional maupun internasional.

“Ini adalah langkah awal yang baik dalam pengembangan kawasan industri khusus dan kawasan ekonomi khusus di Gorontalo Utara. Apalagi Gorut memiliki daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam hal tersebut, seperti Kecamatan Anggrek yang memiliki pelabuhan dengan potensi yang sangat bagus untuk lebih dikembangkan.” ujar Bupati Indra Yasin.

Bupati Indra Yasin saat melakukan pertemuan dengan pihak PT Jababeka, Kamis (12/10/2017). Foto: Humas

Sebagai kawasan industri dan pelabuhan, Kecamatan Anggrek kata Indra Yasin memiliki potensi untuk menjadi salah satu alternatif untuk kegiatan ekspor maupun impor barang dunia. “Pertemuan kedua dengan pihak perusahaan ini sebagai tindak lanjut dan meninjau langsung lokasi yang nantinya akan di jadikan wilayah industri dan ekonomi yang ada di daerah gorut”, tambah Indra Yasin.

Rencananya, Pemerintah Daerah akan mengembangkan dua pelabuhan di Gorontalo Utara, yakni Pelabuhan Kwandang dan Pelabuhan Anggrek, dengan melakukan pengembangan luas pelabuhan sekitar 200 hingga 500 meter dengan kedalaman 12 hingga 30 meter. Pengembangan ini diharapkan dapat menjadi penopang untuk membangun kawasan ekonomi di daerah. “Tentunya ini akan berdampak positif bagi masyarakat” imbuhnya.

Selain itu, kata Indra Yasin, keuntungan yang bisa didapat jika kerjasama pengembangan kawasan KIK dan KEK di Kabupaten Gorut yakni terwujudnya pembangunan fisik kawasan ekonomi maupun industri, terciptanya SDM yang berkualitas yang nantinya akan dikuliahkan di universitas khusus pengembangan di bidang ekonomi dan industri yang bisa dibiayai melalui beasiswa kerjasama Pemda dengan pihak Jababeka, bisnis trip (perjalanan) ke 3 negara kerjasama, dan pengembangan wilayah kepariwisataan daerah melalui lintas kawasan daerah, penjajakan kemitraan, serta hunties city.

EDITOR: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top