Daerah

Nilai Dan Tradisi Budaya Gorontalo Masih Melekat Kuat Dalam Kehidupan

sanggar seni gorotnalo

Nilai dalam adat istiadat masyarakat Gorontalo membentuk karakter kepribadian bangsa, nilai ini yang harus dikembangkan agar terus bermanfaat.

GORONTALO,– Nilai budaya Gorontalo masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Nilai tersebut tercermin dalam tata cara atau prosesi adat yang hingga kini masih dilakukan masyarakat. Mulai dari anak manusia masih dalam kandungan, kelahiran, remaja, dewasa, hingga kematian.

“Masyarakat Gorontalo masih memegang teguh adat istiadat dan melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Apolos Marisan, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, Minggu (22/10/2017).

Adat istiadat yang masih dilakukan di tengah masyarakat antara lain tontalo atau raba puru (7 bulanan), mongubingo atau mandi lemon saat anak umur 2 tahun, momeati atau penegasan akil balik seorang anak, pernikahan yang sarat prosesi adat, hingga upacara kematian.

Setiap prosesi ini melibatkan orang tua yang memahami adat, baate (tokoh adat) atau imamu (tokoh agama). Petuah dan nasihat selalu menjadi hadir dalam prosesi ini.

Nilai inilah yang membentuk karakter kepribadian masyarakat sebagai bagian dari warga bangsa dalam negara Indonesia.

“Nilai tradisi Gorontalo masih sangat kental. Nilai ini harus dikembangkan untuk memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Apolos Marisan.

Apolos Marisan, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

PENULIS: Rosyid Azhar

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top