Daerah

Lebih 40 Ribu Imigran Asal Tiongkok Ada di Sulut

imigran asal china saat disidang
imigran china di sulawesi utara saat mengikuti sidang imigrasi pada tahun 2015 silam. foto: dok Kejaksaan negeri manado.

MANADO,- Kabar tentang banyaknya imigran asal Tiongkok yang memasuki wilayah Indonesia ternyata bukan isapan jempol belaka, khusus di Sulawesi Utara, ada lebih dari 40 ribu imigran asal negeri tirai bambu tersebut kini telah lama mendiami daerah yang populer dengan sebutan bumi nyiur melambai. Hal itu terungkap saat Rapat Nasional Bidang Inteligen Keimigrasian yang digelar di Kota Manado, (18/10).

Dalam beberapa waktu belakangan ini, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah membuka pintu sebesar-besarnya bagi para investor untuk menanamkan investasi, dan hal ini menjadi pintu tersendiri bagi para imigran untuk masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, baik sebagai turis atau pekerja.

Direktur Jendral Imigrasi, Ronny F. Sopie dalam rapat tersebut mengungkapkan bahwa peran divisi intelijen sangat penting untuk melakukan pengawasan terhadap para imigran asing tersebut. “Fungsi intelijen yang digunakan untuk melakukan pengawasan keimigrasian agar tidak terjadi kasus-kasus misalnya kasus trans nasional crime.” ujarnya.

Terkait hal itu juga, rencananya dalam waktu dekat pihak Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara akan menggelar sidak terhadap para imigran. Sidak ini ditujukan untuk menertibkan keberadaan para imigran di wilayah hukum NKRI. Sejumlah hal yang akan diperiksa dalam sidak tersebut nantinya adalah kelengkapan dokumen para imigran seperti visa, ijin tinggal, paspor, maupun dokumen-dokumen lainnya yang terkait dengan aturan imigrasi.

Untuk diketahui, keberadaan imigran asal Tiongkok di wilayah Sulawesi Utara ini lebih disebabkan karena adanya investasi yang ditanamkan oleh investor asal Tiongkok di Sulawesi Utara.

EDITOR: Wayan Agus Purnomo

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top