Daerah

Jembatan dan Jalan Trans di Puncak Mandiri Butuh Perhatian

ilustrasi jalan berlumpur
ilustrasi jalan rusak. foto: istimewa

KWANDANG,- Ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya yang berada di Desa Puncak Mandiri Kecamatan Sumalata dikeluhkan warga. Pasalnya kondisi jalan alternatif tersebut saat ini kondisinya sudah sangat parah. Apalagi jika turun hujan, kondisi jalan akan menjadi licin dan berlumpur sehingga banyak kendaraan yang melintas kerap terperosok dan terjebak lumpur. Begitu juga dengan kondisi jembatan darurat yang dibangun beberapa waktu lalu yang kini kondisinya masih memprihatinkan.

Kepada awak media, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Hitler Datau menegaskan bahwa kondisi jalan tersebut harus segera mendapatkan perhatian dari Balai Jalan maupun pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten. “Jalan tersebut merupakan jalan trans dan merupakan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan Provinsi Gorontalo dengan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah” ungkapnya.

Hitler sendiri pada hari Minggu kemarin juga ikut terjebak di ruas jalan tersebut. Dia mengaku harus memakan waktu kurang lebih 3 jam baru bisa keluar dari ruas jalan tersebut “Saya saja mulai dari pukul 22.30 Wita berada di ruas jalan tersebut dan nanti sekitar pukul 02.00 wita baru berhasil lolos dari situ. Dan sampai di rumah sekitar pukul 03.00 wita” terangnya.

Padahal kata Hitler dari perhitungan jarak harusnya untuk sampai ke rumahnya hanya butuh waktu setengah jam saja. Kondisi jalan alternatif yang ada saat ini timbunan yang digunakan hanya dihampar begitu saja, “Padahal harusnya menggunakan sirtu dan dilakukan pengerasan dengan alat berat agar jalan tersebut layak dilalui. Jalan yang ada saat ini hanya saat musim panas saja bagus untuk dilalui. Pada Minggu kemarin saja mobil saya tertanam, dan dibagian depan ada juga mobil truk yang mengalami kondisi yang sama” tegasnya.

Untuk itu, Hitler berharap agar jalan trans tersebut harus segera mendapatkan perhatian, dan hal ini juga untuk keselamatan para pengguna jalan lainnya yang melalui jalur tersebut.

PENULIS: Matria Salim

EDITOR: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top