Daerah

Kab. Banggai Jadi Role Model Kegiatan Sinergi Pembangunan Perdamaian Integratif

audiens bupati banggai

JAKARTA– Bupati Banggai, Herwin Yatim, Jum’at (11/8) melakukan audiensi dengan Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK RI, Masmun Yan Manggesa terkait dengan rencana persiapan sinergi pembangunan perdamaian integratif di Kabupaten Banggai.

Bupati Banggai, Herwin Yatim dalam pemaparannya menyampaikan tentang karakteristik budaya dan etnik, potensi pertanian, perkebunan, serta pariwisata di Kabupaten Banggai.

Masyarakat banggai, kata Herwin, penuh keterbukaan dalam menerima dan damai hidup berdampingan dengan etnis lainnya sebagai bentuk kepatuhan pada NKRI.

Selain itu, Herwin Yatim juga memaparkan bagaimana Dia dan jajarannya termasuk Kesbangpol, sangat aktif memediasi masyarakatnya jika terdapat potensi konflik di daerahnya. Sebagai daerah, Pemerintah Kabupaten Banggai sudah memiliki sejumlah regulasi daerah yang berfungsi untuk mencegah konflik.

Sejumlah program aksi daerah kerap dilakukan oleh Pemkab Banggai untukmencegah konflik, diantaranya ikrar kebangsaan pasca pilkada, rekonsiliasi elemen masyarakat dalam program 100 hari pertama bupati dan wakil bupati, dialog, silaturahmi dan sosialisasi visi misi bupati dan wakil bupati melalui kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, sambutan tertulis Bupati Banggai yang dibacakan serentak oleh camat, kades se-Kabupaten Banggai yang berisikan pesan-pesan perdamaian dan kerukunan umat beragama pada hari-hari besar keagamaan (Idul Fitri), hingga dialog kebangsaan.

Selama ini pun, Pemkab Banggai secara konkrit telah berupaya untuk menangani konflik yang terjadi di masyarakat.

Bupati Herwin Yatim juga melaporkan tentang sosialisasi GerakanNasional Revolusi Mental (GNRM) yang telah berjalan dengan baik. Bahkan dalam pelaksanaannya Pemerintah Kabupaten Banggai menggunakan bahasa lokal yang terbukti ampuh untuk mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan bergotong royong.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosialdan Dampak Bencana, Masmun Yan Manggesa menyatakan bahwa apa yang dilakukan Pemkab Banggai sudah sangat baik.

Bahkan Asisten Deputi Konflik Sosial Ponco Respati Nugroho menyatakan, bahwa Kab Banggai akan dijadikan satu wilayah percontohan (role model) dari rencana kegiatan sinergi pembangunan perdamaian integratif yang bersifat lintas kementerian/lembaga.

Kegiatan ini awalnya diinisiasi oleh pihak masyarakat (Proseven) dan PT. Donggi Sinoro yang difasilitasi oleh Kementerian Desadan PDT untuk program terpadu pembangunan Desa Mandiri.

Untuk diketahui, Kementerian Sosial rencananya akan menyelenggarakan kegiatan Keserasian Sosial di dua desa di Kabupaten Banggai, yang terdiri dari kegiatan fisik (pembangunan sarana sesuai hasil musyawarah masyarakat desa) dan kegiatan non fisik (forum-forum musyawarah). Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kohesi sosial dan kompetensi penanganan konflik sosial. Sementara Kemenko PMK nantinya akan memfasilitasi TOT kepada para calon fasilitator/narasumber pada forum-forum keserasian sosial di kedua desa itu.

EDITOR: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top