Daerah

DKI dan Kabupaten Gorontalo Jadi Pilot Project Pak Dok

layanan kesehatan online 3
ilustrasi aplikasi pelayanan kesehatan online. foto: image source

JAKARTA- Kabupaten Gorontalo terpilih menjadi salah satu daerah yang akan diterapkan sistem pelayanan kesehatan berbasis aplikasi online. Program yang dilabeli nama Pak Dok ini, menurut Ketua Tim Pengembang Aplikasi Pak Dok, Dr. Christina, baru akan diuji cobakan di dua daerah yaitu, Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Gorontalo.

Awalnya, kata Christina program Pak Dok ini berangkat dari sebuah konsep tentang keberpihakan dan keadilan di bidang kesehatan yang seharusnya menjadi milik semua orang, semua lapisan masyarakat. Untuk itu, program aplikasi ini hadir untuk mengikis pandangan bahwa kesehatan tandas bukan hanya milik masyarakat yang memiliki kecukupan secara ekonomi.

Apalagi, ucap Christina, saat ini dunia kesehatan di Indonesia masih menyimpan sejuta persoalan seperti kekurangan tenaga medis, letak geografis yang sulit diakses maupun persoalan data-data medis yang tidak tersinkronisasi dan tidak terintegrasi. Oleh karena itu, melalui program Pak Dok ini diharapkan dapat menjawab semua kebutuhan dan permasalahan yang ada.

“melalui Pak Dok ini setiap masyarakat akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik. Para penggunanya seakan memiliki dokter pribadi, dimana mereka mengkases dokter selama 24 jam.” ungkap Christina.

Selain itu, para dokter dapat membantu semua persoalan yang berkaitan dengan kesehatan, termasuk apabila mereka membutuhkan ambulans atau fasilitas rumah sakit lainnya. Bahkan melalui layanan Pak Dok semuanya akan terlayani, mulai dari awal konsultasi hingga selesai terapi.

Layanan Pak Dok juga memiliki keunggulan lain, diantaranya dapat membantu dari sisi promosi dan preventif dari pelayanan kesehatan primer. Hal ini terjadi karena dalam layanan Pak Dok ini akan banyak medical preventif yang terpercaya yang akan dibuat oleh dokter itu sendiri dengan panduan 8 ribu artikel hingga 25 ribu artikel terbaru setiap minggunya.

“Jadi layanan Pak Dok juga memberikan informasi akurat tentang kesehatan, tentang apa yang sedang beredar saat ini, misalnya ada virus baru atau kemudian ada masalah kesehatan baru, mereka tidak perlu mendapatkan informasi yang sulit tetapi mereka bisa mengakses setiap hari melalui artikel-artikel yang baru” jelasnya.

Melalui layanan Pak Dok, maka semua layanan dapat dikompilasi dengan semua data medis sehingga semua histori medis yang ada mudah dibaca oleh para dokter.

Terkait pertemuannya dengan Bupati Gorontalo, Christina mengakui, pertemuan yang baru pertama kalinya ini berjalan mulus dan mendapat respon yang sangat baik dari Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo. Menurutnya, Bupati Nelson sangat mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat melalui program Pak Dok. Apalagi layanan Pak Dok ini dapat menjadi perpanjangan tangan pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Gorontalo.

Rencananya pada September 2017 mendatang, pihaknya akan berkunjung ke Kabupaten Gorontalo untuk membahas kelanjutan dari rencana penerapan program aplikasi Pak Dok sekaligus untuk melihat kondisi Kabupaten Gorontalo agar dapat terakomodir melalui fasilitas aplikasi Pak Dok.

Program Pak Dok sendiri merupakan hal yang baru di Indonesia, karena baru dicanangkan pada akhir tahun 2016 lalu dan baru akan diterapkan di dua wilayah yaitu Kabupaten Gorontalo dan DKI .

EDITOR: Moh. Abu Faiz

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top