News

Presiden Warning Kepala Desa Soal Pengelolaan Dana Desa

2017-05-18_195208

JAKARTA– Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya pada Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2017, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/5/2017), mengatakan bahwa saat pemerintah terus berupaya untuk menaikkan alokasi anggaran untuk dana desa. Dalam 3 tahun terakhir, alokasi dana desa di APBN terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2015 sebesar 20 trilyun, tahun 2016 47 trilyun, dan pada tahun ini sebesar 60 trilyun rupiah.

“Meningkatnya sangat besar sekali. Tetapi hati-hati mengelola uang sebesar ini juga tidak mudah,” kata Presiden Jokowi pada sambutannya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan kepada para Kepala Desa, dana yang diterima oleh para kepala desa tersebut tidak sedikit. Jokowi mengungkakah hal itu bisa menjadikan desa lebih baik, tapi juga bisa menjadikan kepala desa menjadi tersangka kalau tidak baik cara-cara pengelolaannya.

“Saya berharap aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) bisa mengawal, mengawasi, mengecek, mengontrol, agar nanti ada output dan outcome yang baik, ada outcome,” ujar Presiden.


Untuk itu, Presiden meminta agar para Kepala Desa menerapkan sebuah sistem, menginformasikan kepada masyarakat uangnya dapat berapa, pendapatan asli desa (PAD) nya berapa.

“Dibuka semuanya, rakyat diajak bicara, rakyat diajak berpartisipasi untuk membangun desanya. Seperti itulah Kepala Desa yang kita kehendaki,” tutur Presiden Jokowi seraya menambahkan, jangan menjadi Kepala Desa yang ketika mendapat Dana Desa diam saja. Digunakan untuk apa, diam saja.

Presiden menegaskan, seluruh Kepala Desa harus menginformasikan berapa APBD desanya, berapa PAD desanya, berapa Dana Desa yang diterima oleh setiap desa itu. Ia mengingatkan, rakyat harus tahu, sehingga nanti penggunaannya betul-betul sesuai dengan yang dikehendaki oleh rakyat.

Presiden berharap, seluruh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mengawasi dana-dana, anggaran-anggaran, tidak hanya Dana Desa, tapi seluruh angaran yang sudah dikeluarkan APBN dan APBD kita, sehingga betul-betul bermanfaat bagi rakyat.

Editor: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top