Daerah

Bis Sekolah Gratis Beroperasi, Begini Komentar Para Siswa

IMG-20170518-WA044
Bis sekolah gratis di Parepare mulai beroprasi.

PAREPARE– Untuk membantu peningkatan program pendidikan di Kota Parepare, Pemda Kota Parepare sejak sepekan terakhir mulai mengaktifkan program bis sekolah gratis bagi para siswa di Kota tersebut. Program bis sekolah gratis dinilai oleh para orang tua siswa sangat membantu meringankan beban para orang tua siswa khususnya beban biaya transportasi.

Untuk tahap awal, program bis sekolah gratis baru beroperasi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bacukiki dan Soreang.

“Banyak warga kami yang merasa senang adanya bis sekolah gratis ini. Mereka sangat terbantu karena anak-anaknya tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk transportasi” kata Camat Bacukiki, Parepare, Iskandar Nusu. Jumat (19/5/2017).

Dia menjelaskan, pengopreasian transportasi gratis tersebut juga memotivasi anak sekolah untuk semakin semangat ke sekolah.

“Selain aman bagi anak-anak, fasilitas didalam bis juga memadai. Mereka (anak sekolah) tidak khawatir lagi telat sampai di sekolahnya,”jelas dia.

Pihaknya, kata dia, tetap berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mensosialisasikan lebih luas terkait pengoprasian transportasi itu.

Salah seorang murid sekolah, Dhody Alfatah mengaku senang dengan adanya transportasi gratis tersebut.

Pelajar Kelas VIII SMP Negeri 10 Parepare itu, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Walikota Parepare, yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap anak sekolah dalam hal penyediaan transportasi gratis.

“Terima kasih Pak Wali. Kita senang karena memudahkan kami berangkat dan pulang sekolah. Kami merasa aman menggunakan bis sekolah ini,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamkan, mengungkapkan, jumlah bis sekolah gratis akan ditambahkan lagi pada anggaran tahun 2017 ini.

“Jadi sekarang baru ada dua unit, Pak wali telah mengalokasikan anggaran untuk penambahan dua unit lagi untuk di operasikan,”kata Hamka.

Hamka menjelaskan, pengoprasian bis sekolah grtatis di Parepare tidak akan mengganggu pendapatan bagi angkutan umum atau pete-pete.

“Karena bis anak sekolah ini punya rute sendiri dan dipastikan tidak mengganggu aktifitas wilayah jalur angkutan umum dalam kota. Sejak awal memang pak wali sudah memikirkan hal itu,”ungkap Hamka. (hms)

EDITOR: Wayan Agus Purnomo

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top