Nasional

PB AMI Kritisi Peraturan Menteri Susi

2017-04-27_200416

Jakarta- Peraturan Menteri Susi Pudjiastuti terkait pelarangan penggunaan pukat tarik (cantrang) dikritisi oleh Pengurus Besar Anak Muda Indonesia (PB AMI). Aturan tersebut dinilai telah memberi dampak negatif bagi ekonomi masyarakat nelayan di Indonesia.

Wakil Sekjen PB AMI Bidang Maritim, Muhammad Akbar menilai pemerintah aturan tersebut seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu kepada nelayan, karena dengan adanya larangan itu, para nelayan jadi kesulitan dalam menangkap ikan.

“harusnya pemerintah dalam hal ini pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan memikirkan bagaimana nasib para nelayan dengan adanya aturan ini, inikan imbasnya pada perekenomian khususnya ekonomi para nelayan tradisional” ungkap Muhammad Akbar.

Seharusnya juga pemerintah memberikan solusi terhadap masalah ini, lanjut Muhammad Akbar. Menurutnya para nelayan yang terbiasa menggunakan cantrang (pukat tarik) untuk menangkap ikan jadi kesulitan dan seakan pemerintah tidak perduli dengan kondisi para nelayan.

“Nelayan pengguna cantrang di Indonesia ini banyak, terutama di pulau Jawa, jadi seharusnya jika mereka dilarang menggunakan alat tersebut, pemerintah juga harus memberikan solusi sebagai ganti alat yang bisa digunakan oleh para nelayan untuk mencari nafkah” tambah Muhammad Akbar.

Kader PB AMI ini juga berharap Peratuan Menterik Kelautan Nomor 2 tahun 2015 yang akan diperpanjang tersebut tidak akan terlalu berdampak bagi perekonomian para nelayan, apalagi jika mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran khususnya dari di kalangan nelayan di Indonesia.

Editor: Pratiwi Lintang

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

loading...
To Top