Daerah

Lagi.. Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Oknum Anggota TNI

sALIM MAMMA

SINJAI– Kejadian yang menimpa salah seorang jurnalis di Sulsel yang diduga dilakukan oleh oknum Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) mendapat kecaman dari Wakil Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS), Lukman Sardi. Kepada Republikpos.com, Lukman Sardi mengatakan bahwa tindak kekerasan yang mengakibatkan Salim Mamma yang juga adalah Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel itu pingsan, tidak bisa ditolerir. Bahkan tindakan oknum anggota TNI tersebut menurutnya adalah bentuk sikap premanisme dan sangat tidak manusiawi.

“kami mengutuk keras atas tindakan kekerasan yg dilakukan oleh oknum anggota Polisi Militer itu, yang mengakibatkan rekan kami terbaring di rumah sakit” tegas Lukman Sardi.

Lukman juga mendesak agar institusi TNI segera menindak tegas oknum anggota POMAL tersebut.

Lukman Sardi, Wakil Ketua JPS.

Lukman Sardi, Wakil Ketua JPS.

Sebelumnya Salim Mamma dan beberapa rekannya didatangi oleh beberapa anggota POMAL saat sedang menikmati kopi di Warkop 75, Kota Makassar pada Selasa (18/4) sekitar pukul 13.00 Wita. Para anggota POMAL ini melarang pengunjung warkop memarkir kendaraan mereka di sepanjang Jalan Satando.

Namun saat hendak keluar untuk memindahkan mobilnya, Salim melihat ada oknum anggota POMAL yang akan mengempeskan ban mobilnya. Namun teguran Salim tersebut malah ditanggapi lain oleh oknum anggota POMAL itu, sehingga terjadi adu mulut. Beberapa anggota Pomal tidak bisa menahan emosi dan memicu terjadinya pemukulan yang mengakibatkan Wakil Ketua PWI Sulsel tersebut pingsan.

Akibat luka lebam yang Ia alami, Salim Mamma kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademis Makassar.

Sementara itu, Danlantamal IV Makassar menyampaikan bahwa tindak kekerasan yang dialami oleh Salim Mamma itu tidak benar. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Laksamana Pertama Yusup, bahwa Salim hanya hendak diamankan saja, namun saat hendak dibawa ke MAKO malah pura-pura pingsan. Menurutnya juga jika kejadian itu terjadi karena Salim memarkir kendaraannya di lokasi tidak diperbolehkan.

Penulis: Adhy Ibrahim

Editor: Pratiwi Lintang

==BAGIKAN==
SPONSORED STORIES
loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top