Daerah

Jamaah Masjid Jogokariyan Yogyakarta Sembelih Kerbau Sambut Kemenangan Anies-Sandi

masjid-jogokariyan sapi

YOGYAKARTA– Jamaah Masjid Jogokariyan Yogyakarta, ikut larut dalam suka cita dengan kemenangan pasangan calon gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sebagai bentuk rasa syukur mereka atas kemenagan pasangan Anies-Sandi yang dimata mereka sebagai bentuk kemenangan umat Islam di Jakarta, jamaah bersama para warga menyelenggarakan penyembelihan kerbau.

Kerbau yang disembelih tersebut, dibeli secara patungan oleh warga Jogokariyan. Acara syukuran ini juga adalah sebagai rasa syukur kepada Allah SWT atas kemenangan pemimpin muslim di Jakarta dan sekaligus sebagai simbol bahwa telah berakhir masa membodoh-bodohkan umat dan membodoh-bodohkan rakyat. Karena menurut para warga Jogokariyan selama ini ‘pemimpin’ hanya menganggap rakyat ibarat kerbau dungu. Ditarik kesana kemari, dijual kepada para pedagang dan pemilik modal. Sehingga rakyat sudah dianggap tidak punya keyakinan dan ideologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu para warga Jogokariyan juga sangat menyesal dengan banyak ulama-ulama suu’ (buruk) yang menjual ayat-ayat Al-Qur’an untuk menjerumuskan rakyat yang dianggap sebagai kerbau dungu. Sehingga turut dalam melanggar larangan Allah memilih pemimpin kafir, bahkan mendukung pemimpin yang menistakan Al-Qur’an.


“Alhamdulillah, rakyat Jakarta sudah membuktikan, mereka bukan lagi kerbau-kerbau dungu yang bisa digiring melalui media masa, para pemimpin-pemimpin pembohong dan juga oleh para ulama-ulama suu’ sehingga rakyat telah memilih jalan kebenaran dengan memilih pemimpin sebagaimana tuntunan dalam Al-Qur’an dan Sunnah”, kata ustadz Muhammad Jazir ASP di lokasi penyembelihan yang didampingi oleh pengurus-pengurus takmir dan juga remaja masjid Jogokariyan.

Daging kerbau hasil sembelihan selanjutnya dimasak oleh warga dan disiapkan 1000 porsi untuk jama’ah Sholat Jum’at, 21 April
2017 di Masjid Jogokariyan. Untuk ke depannya, Masjid Jogokariyan terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat, bagaimana memilih pemimpin yang terbaik bagi negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Karena pemimpin itulah yang menentukan maju tidaknya sebuah negara.

Edukasi yang dilakukan, jauh dari sekedar pemilihan gubernur ataupun pemilihan presiden 2019 nantinya. Akan tetapi, harus kembalinya kedaulatan bangsa ini kepada pemilik sesungguhnya yaitu rakyat Indonesia.

Ustadz Muhammad Jazir bersama para jamaah Masjid Jogokariyan berharap, masyarakat terus berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah berdasarkan pemahaman ulama yang jujur dan benar, bukan pemahaman ulama pedagang umat yang memperlakukan umat sebagai kerbau. Tidak hanya di Jakarta, akan tetapi juga untuk seantero Indonesia.

Editor: Moh. Abu Faiz

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top