Khazanah

Hukum Terlambat Sholat Jumat yang Wajib Diketahui

hukum terlambat shalat jumat

Seperti yang diketahui, hukum sholat Jumat bagi seorang pria adalah suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh setiap mukallaf atau orang yang sudah diberi beban untuk menjalankan kewajiban agama (aqil baligh). Sesuai dengan dalil yang telah menyebutkan bahwa sholat Jumat adalah wajib bagi setiap mukallaf, dan ganjaran bagi orang yang meninggalkan sholat Jumat adalah akan diberikan ancaman yang sangat keras oleh Allah SWT.

Allah sendiri telah memerintahnya dengan jelas dalam Al Quran surah Al-Jumu’ah, ayat 9. Kecuali bagi empat orang, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak-anak, serta orang yang sedang sakit.

Namun meski demikian, terkadang dikarena beberapa alasan bisa saja Anda terlambat ke masjid untuk melaksanakan sholat Jumat berjamaah. Dan jika hal itu terjadi, lalu bagaimana hukumnya, dan apakah sah sholat Jumatnya tersebut? Apakah ia harus sholat Jumat sendirian atau menggantinya dengan sholat Zhuhur?

Hukum Terlambat Mengikuti Sholat Jumat

1. Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Orang yang Terlambat Atau Tertinggal Sholat Jumat?

Sholat Jumat merupakan suatu kewajiban yang sudah ditetapkan sendiri oleh Allah ketentuannya kepada hamba-hamba-Nya. Namun, seandainya jika seseorang terlambat melakukannya karena suatu alasan yang benar, maka hendaknya orang tersebut menggantikannya dengan sholat Zhuhur.

Sebagaimana yang telah diriwayatkan di dalam hadits Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu: “Maka barang siapa yang tertinggal dua raka’at (Sholat Jumat), maka ia harus menggantinya dengan melakukan empat rakaat (Sholat Zhuhur).” (HR. Ibnu dan ath-Thabrani)

Hal tersebut bahwasannya dikarenakan hukum asalnya adalah sholat Zhuhur, sehingga itulah yang wajib dilakukan bagi orang yang telat sholat Jum’at.


2. Apakah Ukuran Atau Batasan Seseorang Tertinggal Sholat Jumat

Untuk ukuran atau batas apakah seseorang bisa dikatakan masih bisa ikut sholat Jumat atau tidak adalah jika minimal orang tersebut masih mendapat satu rakaat sholat Jumat bersama dengan imam.

Misalnya, pada sholat Jumat Anda datang terlambat. Lalu Anda ikut sholat bersama dengan imam, sedangkan pada saat itu imam telah berada pada rakaat yang kedua, namun masih belum bangun dari rukunya. Maka, jika Anda masih sempat ruku bersama imam, berarti Anda sudah memperoleh 1 rakaat bersama dengan imam. Dalam hal ini, Anda mendapat sholat Jumat karena minimal sudah ikut 1 rakaat. Jadi, pada saat imam mengucapkan salam, maka Anda harus berdiri untuk menyelesaikan 1 rakaat sholat lagi.

Tetapi, jika Anda baru masuk ke dalam masjid untuk sholat Jumat, namun saat itu imam sudah i’tidal atau bangun dari ruku di rakaat yang kedua, maka pada saat itu Anda harus takbiratul ihram dan langsung ikut sholat berjamaah bersama dengan imam, namun dengan niat sholat zhuhur. Dan jika imam mengucapkan salam, maka Anda harus berdiri lagi untuk melaksankan sholat zhuhur sebanyak 4 rakaat.

Ketentuan tersebut didasarkan pada sabda Rasulullah SAW: Dari Abi Hurairah ra. “Siapa yang telah mendapatkan satu rakaat bersama dengan imam, maka dia terhitung (mendapat) sholat itu”. (HR. Bukhari, Muslim).

Hadits tersebut juga merupakan hujjah yang telah mematahkan pendapat, yang mengungkapkan kalau khutbah jumat itu sebanding dengan dua rakaat sholat Jumat.

Jadi, pada kesimpulannya para ulama telah sepakat bahwa hukum bagi siapa saja yang telat mengikuti sholat Jumat berjamaah, maka ia harus melaksanakan sholat 4 rakaat yaitu sholat zhuhur.

Penulis: Hilman Septian

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top