Nasional

Lamahu dan Pemkab Gorontalo Jalin Kerja Sama

Nelson Pomalinggo
Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomaliggo. (int)

JAKARTA – Masayarakat rantau Gorontalo yang biasa di sebut, Huyula Heluma Lo Hulontalo (Lamahu), memperingati hari perlawanan masyarakat Gorontalo terhadap penjajah di bawah pimpinan Pahlawan Nasional, Nani Wartabone atau lebih dikenal dengan nama hari Patriotik 23 Januari 1942. Peringatan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memory of Understanding (Mou), antara Pemkab Gorontolo dan pihak Lamahu dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMD).

Menurut Bupati Gorontalo, Nelson Pomalinggo, peringatan hari patriotik ini sangat penting dilaksanakan, mengingat ini terkait dengan sejarah panjang di Gorontalo. “Kita tentu tidak boleh lupa dengan apa yang telah dilakukan oleh para pejuang kita terdahulu, mereka rela mengorbankan nyawa untuk generasi yang akan datang,” kata Nelson Pomalinggo, Sabtu (28/1).

Terkait dengan MoU dengan Lamahu, Nelson mengatakan, hal itu harus dilakukan karena bertujuan pada pembangunan di wilayah-wilayah desa yang ada di Kabupaten Gorontalo. “Banyak orang-orang Gorontalo yang sudah berhasil dirantau, olehnya itu kita perlu bekerjasama yang tujuannya adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi di Gorontalo,” katanya.

“Kami pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, sangat membutuhkan akses yang dimiliki oleh saudara-saudara kami yang ada di Jakarta. Kami juga sangat berharap, jika kerja sama dengan Lamahu ini bisa membantu perputaran usaha di seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMD) di Kabupaten Gorontalo. Karena kita ingin BUMD ini nantinya dapat bersaing dengan usaha milik swasta yang menjamur di Gorontalo,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu tokoh Lamahu di Jakarta, Ridwan Monoarfa, mengatakan, bahwa kerja sama dengan pihak Pemkab Gorontalo adalah upaya untuk membantu untuk mengoptimalkan BUMD yang ada. “Seperti koperasi-koperasi yang ada, kita upayakan untuk bisa mengoptimalkan dan berjalan sebagaimana mestinya,” kata Ridwan kepada republikpos.com.

Ridwan menambahkan, pihaknya akan membantu mensuplai apa yang menjadi kebutuhan dari BUMD-BUMD yang ada di Kabupaten Gorontalo dan wilayah-wailayah desa lainnya . “Kita akan mengambil peran sebagai salah satu yang mensuplai kebutuhan BUMD sekaligus membangun sistem, agar BUMD bisa memiliki daya saing dengan kompetitor dari swasta,” tutupnya.

Untuk diketahui, peringatan hari patriotik 23 Januari ini berlangsung di Aula Gedung Jubilee International School, Jalan Sunter Jaya, Tj Priok, Jakarta Utara . Acara yang digelar setiap setahun sekali oleh warga Gorontalo perantauan ini, juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar warga Gorontalo di perantauan. (*/)

Penulis: Irfan Lussa
Editor: Boraq Cambuq

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top