News

Cabai Lebih Mahal dari Daging di Jaksel

harga-cabe

JAKARTA – Tingginya harga cabai membuat sejumlah pengusaha Warteg merasa prihatin dengan dagangan mereka.

Pasalnya, harga cabai sekarang untuk di pasar-pasar tradisional di sekitar wilayah Jakarta Selatan, melebihi harga daging.

Bu Minah, salah satu pemilik Warteg di bilangan Kampung Melayu mengaku, jika dengan tingginya harga cabai membuat sejumlah makanan yang biasanya memakai bahan pokok cabai, dihentikan dulu produksinya. “Mau gimana mas, harga cabai tinggi, jadi makanan yang pakai cabai-cai gitu, itu tidak dibuat dulu,” kata Bu Minah (10/1).

Bu Minah mengaku, seumur-umur dirinya baru mengalami kenaikan harga cabai mencapai 150 ribu perkilonya.

Bahkan dia mengatakan, jika harga cabai saat ini sudah lebih mahal dari harga daging.

“Daripada beli cabe, mending beli daging mas, lebih murah,” kata Bu Minah sambil tersenyum.

Sejumlah pengunjung warung juga mengeluhkan soal harga cabai yang meroket ini. Salah satunya Hasan, “Biasanya kalau saya makan mas, saya minta dibanyakin sambelnya. Tapi sekarang saya harus mengerti kalaucuma di kasih sedikit,” kata Hasan.

Baik Bu Minah maupun Hasan, keduanya sama-sama berharap agar pemerintah dapat menurunkan harga barang-barang yang saat ini melambung tinggi. (*)

Penulis: Lukman
Editor: Adam Djumadin

==BAGIKAN==
SPONSORED STORIES
loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top