Beauty

Yang Punya Rencana Ingin ke Luar Negeri Wajib Baca Ini!

MC.COM — Jaman sekarang, bepergian dengan naik pesawat bukan lagi sesuatu yang mahal, ditambah banyak maskapai penerbangan sekarang yang suka mengobral harga tiket pesawat.

Tipe penumpang pun mengalami pergeseran, dulu hanya para pebisnis dan para eksekutif bersepatu kulit yang bisa melenggang bergaya riwa-riwi di bandara. Namun sekarang yang pakai sandal jepit pun bisa lenggak-lenggok di bandara sambil bawa tas kresek.

Bagi anda yang berencana keluar negeri menggunakan pesawat harus paham, terntang barang bawaan yang akan anda bawa.

Barang yang biasanya dianggap lumrah, kadang membawa masalah jika anda ingin membawanya masuk ke negeri orang. Lalu, apa saja aturan tentang barang bawaan yang wajib kita pahami.

Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika orang bepergian ke luar negeri atau pulang dari luar negeri, dan harus melewati pihak imigrasi dan cukai.

Bolehkah membawa barang elektronik dari luar negeri? Apakah kena pajak?

Boleh saja membawa barang elektronik dari luar negeri, selama barang tersebut tidak dilarang.
Barang tersebut tidak kena pajak/cukai, selama barang tersebut tersebut dipakai sendiri dan tidak untuk dijual, dan total nilai pabean barang yang dibawa tidak melebihi $250 per orang atau $1,000 per keluarga.
Kalau barang elektronik tersebut untuk dijual kembali, tentu saja kena pajak dan harus melewati prosedur impor yang berlaku.

Bolehkah membawa minuman keras atau minuman beralkohol (bir, wine, vodka, dll) dari luar negeri?

Boleh selama minuman tersebut dipakai untuk kepentingan sendiri dan tidak untuk dijual.
Maksimal 1 liter cairan yang mengandung etil alkohol yang boleh dibawa dari luar negeri.
Bila melebihi 1 liter, maka anda wajib membayar cukai sesuai peraturan yang berlaku.

Bolehkah membawa parfum dari luar negeri?

Tentu saja anda boleh membawa parfum dari luar negeri.
Parfum termasuk cairan yang mengandung etil alkohol, jadi selama total cairan yang mengandung etil alkohol tidak sampai 1 liter, anda bebas kena pajak.
Namun bila total cairan yang mengandung etil alkohol (parfum, minuman keras, dll) melebihi 1 liter, maka akan dikenakan bea sesuai peraturan yang berlaku.

Bolehkah membawa rokok atau cerutu dari luar negeri?

Membawa rokok maksimal 200 batang dan 25 batang cerutu, tidak dikenakan pajak.
Bila membawa rokok/cerutu melebihi batas di atas, bea cukai akan diberlakukan sesuai peraturan yang berlaku.

Barang apa saja yang dilarang masuk ke Indonesia?

Ada beberapa ketentuan tentang barang yang masuk ke Indonesia, antara lain barang terlarang, dan barang terbatas.

Barang terlarang adalah barang yang memang tidak boleh masuk ke Indonesia.
Sedang barang terbatas, adalah barang yang harus ada surat ijin masuk bila dibawa ke Indonesia.
Bila barang terbatas tidak ada surat ijinnya, maka tentu saja tidak boleh masuk ke Indonesia. Untuk informasi barang terlarang dan terbatas bisa dilihat di situs national single window atau kebijakan impor.

Namun secara umum barang yang dilarang dibawa oleh penumpang pribadi antara lain:

– narkotika dan psikotropika
– senjata tajam
– senjata api
– bahan peledak

Apakah wajib mengisi kartu imigrasi keberangkatan/kedatangan Indonesia?

Bila anda WNI anda tidak perlu lagi mengisi kartu keberangkatan Indonesia lagi.
Bila anda orang asing, anda wajib mengisi kedatangan Indonesia.

Apakah perlu membayar fiskal bila pergi ke luar negeri?

Sekarang tidak perlu bayar fiskal.

Apakah perlu NPWP untuk melewati imigrasi Indonesia?

Tidak perlu lagi NPWP karena sekarang sudah bebas fiskal.

Jadi barang pribadi dari luar negeri apa saja yang bebas pajak?

Barang berikut bebas pajak, asal untuk kepentingan pribadi dan tidak untuk dijual kembali:

Barang pribadi dengan total nilai pabean barang tidak melebihi USD $250 per orang atau USD $1,000 per keluarga.
Minuman beralkohol atau parfum, dengan total maksimal bawaan 1 liter cairan yang mengandung etil alkohol
Rokok maksimal 200 batang
Cerutu maksimal 25 batang

Berapa pajak yang dikenakan untuk barang yang dijual kembali atau barang yang melebih batas di atas?

Barang tersebut akan dikenakan biaya impor, ada beberapa macam bea yang harus anda bayar antara lain:

PPN 10%
PPH 7,5% atau 2,5% (untuk pemegang API)
Pajak Barang Mewah (sesuai barang)
Bea Masuk (sesuai barang)

==BAGIKAN==
SPONSORED STORIES
loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top