Business

Potensi Keuntungan Bisnis Rumput Laut

bisnis rumput laut

Peluang Usaha – Saya pernah berjalan-jalan dipinggir pantai, dan melihat beberapa rumput laut yang sedang dijemur. Setelah saya melihat hal itu, saya ingat saat membaca berita di dunia maya mengenai rumput laut. Dimana rumput laut sekarang menjadi bisnis tersendiri bagi para pengusaha rumput laut. Memang sangat banyak kegunaan dari rumput laut tersebut. Untuk bahan baku kosmetik, untuk bahan baku makanan dan juga untuk bahan baku obat herbal. Hal ini juga tengah diamti oleh pihak pemerintah, lewat Kementrian Kelautan dan Perikanan budidaya rumput laut mengalami kenaikan yang sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir ini.

Dimana produksi rumput laut yang cukup baik sekarang ini menjadi alasan para pengusaha rumput laut untuk memulai kembali bisnis rumput laut tersebut. Pada tahun ini ternyata pemerintah telah menargetkan untuk produksi rumput laut diperkirakan sekitar 7,5 juta ton per tahunnya. Bisnis rumput laut memang dikatakan bisnis yang sangat mewah, dikarenakan modal yang harus dikeluarkan sangatlah besar.

Produksi rumput laut pun makin ditingkatkan, dari produk kosmetik, sampai dengan produk obat herbal. Untuk kosmetik biasanya rumput laut diolah menjadi bahan bedak, dan juga untuk makanan juga biasanya untuk tambahan pada es campur. Olahan dari rumput laut saat ini diproduksi lebih dan dijadikan devisa Negara dengan mengekspor rumput laut tersebut ke luar negeri.

Hal ini dijadikan angin segar oleh para petani rumput laut, karena mereka bisa mendapatkan keuntungan langsung dari penjualan rumput laut kepada para pengusaha rumput laut. Bisnis rumput laut sekarang ini sudah memasuki bisnis internasional. Omset yang dihasilkan pun sangat besar, sehingga para pengusaha rumput laut bisa meraup keuntungan hampir 25% dari omset rumput laut tersebut.

Bisa dibayangkan kalau keuntungan sebesar itu, jadi ingin berbisnis rumput laut nih! Rumput laut hasil produksi Indonesia mulai dilirik oleh Negara-negara luar. Dimana rumput laut yang dihasilkan sangatlah bagus. Cina, Jepang, Korea dan Hongkong merupakan Negara yang mengimpor rumput laut dari Indonesia. Oleh sebab itu bisnis rumput laut sekarang ini jangan dianggap remeh lagi, karena pangsa pasarnya sudah mencapai level internasional.

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
4 Comments

4 Comments

  1. sujasmir hamid

    22 May 2016 at 12:23 am

    Bangka selatan terkenal dengan wilayah perairan yang teritung sangat luas ,bermacam macam budidaya laut banyak dikembangkan seperti budidaya rumput laut, yang keuntungannya sangat menjajikan ,namun tidak semua perairan dibabel rumput laut dapat dibudidayakan hanya tempat- tempat tertentu yang mempunyai gelombang ombak yang rendah saja.
    Rumput Laut banyak digunakan sebagai bahan makanan sampai bahan campuran untuk produk kecantikan .

    Berikut adalah langkah-langkah penting dalam pembudidayaan gracilaria:

    1. Mempersiapkan tambak laut
    Tambak laut yang akan dipilih hendaknya yang dasarnya berupa tanah liat, tidak terlalu mengandung pasir atau lumut karena hal ini akan menghambat pertumbuhan gracilaria. Lokasi tambak sebaiknya berjarak 1 km dari pantai agar salinitas airnya cocok untuk pertumbuhan gracilaria. Tambak itu dilengkapi dengan pematang dengan pintu pemasukan air dan pengeluaran air.
    Terlebih dahulu tambak dikeringkan lalu ditaburi kapur pertanian agar pH-nya menjadi 6,5-8. Tujuh hari sesudah pengapuran, tambak digenangi air setinggi 70 cm lalu dibiarkan selama 3 hari.

    2. Pembibitan
    Tambak yang sudah tergenang air selama 3 hari sudah siap ditanami rumput laut. Untuk 1 hektar lahan diperlukan 1 ton bibit rumput laut. Bibit rumput laut ditebar begitu saja di permukaan air tambak hingga merata. Kalau dasarnya cukup keras, bibit harus ditancapkan pada dasar tambak seperti halnya menanam padi.
    Lima belas hari sesudah penebaran bibit, diadakan pengontrolan. Biasanya ada rumput laut yang mengumpul di satu bagian permukaan tambak karena tertiup angin, sementara permukaan lain kosong. Oleh karena itu harus dilakukan pemerataan kembali. Hal semacam ini dilakukan rutin sampai rumput laut siap dipanen.
    Sebulan setelah penebaran dilakukan pemberian zat pengatur tumbuh sebanyak 500 cc per hektar. Pemberian zat pengatur tumbuh ini diulangi lagi sebulan kemudian.
    Gangguan yang sering timbul adalah adanya lumut yang menutup permukaan tambak. Lumut bisa menghambat pertumbuhan rumput laut karena menghalangi sinar matahari. Untuk mengendalikan lumut, dilepas ikan bandeng kecil sebanyak 1.500-2.000 ekor per hektar. Sesudah lumut habis, bandeng harus dijaring supaya tidak ganti melahap rumput laut.

    3. Panen
    Panen pertama sudah bisa dilakukan pada umur 2-2,5 bulan sesudah penanaman. Panen dilakukan dengan meraup rumput laut dengan tangan lalu dikumpulkan di atas perahu. Rumput laut itu dicuci sampai bersih. Beberapa pelanggan ada juga yang meminta agar pencucian ini dilakukan dengan air tawar, tapi ada juga yang menghendaki dengan air tambak. Oleh karena itu sebaiknya ditanyakan dulu kepada pelanggan apakah harus dicuci dengan air tawar atau cukup dengan air tambak. Sesudah dicuci, rumput laut dijemur selama kurang lebih 3 hari untuk mendapatkan rumput laut kering berkadar air 18%.

    Analisa Laba Rugi

    Biaya Investasi

    Biaya investasi merupakan modal kerja permanen atau biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang investasi

    Biaya Investasi Budidaya Rumput Laut
    No Jenis Peralatan Banyak Harga Satuan
    (Rp) Jumlah
    (Rp) Umur Ekonomis (Tahun) Penyusutan
    (Rp)
    1. Tali polietilien 12 mm 2 rol 500.000 1.000.000 2 500.000
    2. Tali polietilien 8 mm 4 rol 250.000 1.000.000 2 500.000
    3. Tali polietilien 4 mm 10 rol 35.000 350.000 2 175.000
    4. Pelampung utama (bola hitam) 26 buah 50.000 1.300.000 4 325.000
    5. Pelampung botol aqua 1750 buah 200 350.000 2 175.000
    6 Jangkar (tiang tancap) 8 buah 50.000 450.000 2 200.000
    7. Sampan 1 unit 500.000 500.000 4 125.000
    8. Katinting 1 unit 2.000.000 2.000.000 5 400.000
    9. Mesin 1 unit 3.000.000 3.000.000 4 750.000
    10. Tarpal 1 rol 120.000 120.000 2 60.000
    11. Waring 20 meter 10.000 200.000 2 100.000
    12. Tempat jemuran 1 blok 125.000 125.000 4 31.250
    Total 10.345.000 3.466.250

    Biaya Operasional Atau Modal Kerja
    Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai seluruh kegiatan produksi. Biaya produksi yang dihitung dalam kegiatan pembudidayaan dibagi atas dua yaitu biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variabel cost).

    a. Biaya Tetap
    Komponen biaya tetap budidaya rumput laut terdiri dari biaya penyusutan dan biaya perawatan.

    Komponen Biaya Dan Total Biaya Pembudidayaan Rumput Laut
    No Biaya Tetap Jumlah (Rp)
    1. Biaya Penyusutan 3.466.250
    2. Biaya Perawatan 1.500.000
    Total 4.966.000

    b. Biaya variabel

    Rincian Biaya Variabel Pembudidayaan Rumput Laut
    No. Biaya Variabel Jumlah (Rp)
    1. Bibit 3.750.000
    2. Karung 210.000
    3. Tali raffia 15.000
    4. BBM 1.170.000
    5. Upah Tenaga Kerja 2.400.00
    Total 7.545.000

    Produksi dan Pendapatan
    Produksi :
    Lama pemeliharaan 1,5 – 2 bulan
    Berat panen basah 32.400 kg
    Berat kering 4.050 kg ( basah : kering = 8: 1 )
    Harga jual = Rp 6.000,-/ kg x 4.050 kg = Rp 24.300.000
    Pendapatan :
    Penerimaan ( Rp 6.000,-/ kg x 4.050 kg ) = Rp 24.300.000

    Laba atau Rugi
    Laba atau rugi merupakan keuntungan atau kerugian yang diperoleh dari suatu kegiatan usaha. Penghitungan laba atau rugi dapat diketahui dengan cara hasil yang diperoleh dikurangi dengan total biaya yang dikeluarkan. Dari hasil budidaya rumput laut ini diperoleh
    LABA/RUGI = Penerimaan – ( total biaya tetap + total biaya variabel )
    = Rp 24.300.000 – ( Rp 4.966.000 + Rp 7.545.000 )
    = Rp 24.300.000 – Rp 12.511.000
    = Rp 11.789.000
    Berarti dalam 1x panen pembudidaya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 11.789.000. Dalam 1tahun terdapat 4x panen jadi total pendapatan bersih atau keuntungan yang diperoleh adalah Rp 11.789.000 x 4 = Rp 47.156.000

    Revenue Cost Ratio (R/C)
    Revenue Cost Ratio (R/C) dapat dihitung dengan menggunakan rumus hasil yang diperoleh dibagi dengan total biaya yang dikeluarkan.
    R/C = Pendapatan
    Total biaya tetap + Total biaya variabel
    = Rp 47.156.000
    Rp 4.966.000 + Rp 7.545.000
    = Rp 47.156.000
    Rp 12.511.000
    = 3,77
    Keuntungan relatif usaha budidaya rumput laut ini dalam satu tahun terhadap biaya yang dipakai dalam kegiatan tersebut adalah 3,77. Hal ini menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut ini layak karena R/C > 1.

    PayBack Period (PP)
    PP = Total biaya investasi x 1 tahun
    Keuntungan
    = Rp 10.345.000 x 1 tahun
    Rp 47.156.000
    = 0,22 Tahun
    Jadi, pembudidaya dapat mengembalikan biaya investasi yang telah ditanam sekitar 2 – 3 bulan dalam sekali panen saja.

    Break Even Point ( BEP )
    Analisis Break Even point (BEP) merupakan alat analisis untuk mengetahui batas nilai produksi suatu usaha mencapai titik impas (tidak untung dan tidak rugi). Usaha dinyatakan layak apabila nilai BEP produksi lebih besar dari jumlah unit yang sedang di produksi saat ini. Sementara nilai BEP harus lebih rendah daripada harga yang berlaku saat ini. BEP dapat dibedakan menjadi dua yaitu BEP harga dan BEP produksi. BEP produksi merupakan total biaya dibagi dengan hasil penjualan, sedangkan BEP harga merupakan total biaya dibagi dengan total produksi. BEP produksi dan BEP harga untuk budidaya rumput laut adalah sebagai berikut :

    Rincian perhitungan penerimaan usaha Budi daya Rumput laut
    Penerimaan 1x Produksi 1 tahun
    Produksi (Kg) 4.050 16.200
    Harga jual (Rp/Kg) 6.000 6.000
    Jumlah (Rp) 24.300.000 97.200.000
    BEP Produksi = Total biaya operasional
    Harga penjualan
    = Rp 12.511.000
    Rp 6.000
    = 2085 kg
    Hal ini menunjukkan bahwa titik impas atau kondisi dimana perusahaan tidak memperoleh keuntungan dan tidak memperoleh kerugian akan dicapai pada saat hasil pemanenan mencapai 2085 Kg.
    BEP Harga = Total biaya operasional
    Total Produksi
    = Rp 12.511.000
    16.200
    = Rp 772,3
    Dari perhitungan di atas menunjukkan bahwa pembudidaya akan memperoleh titik impas pada saat harga jual rumput laut sebesar Rp. 772,3/Kg.

    Return On Investment (ROI)
    ROI adalah nilai keuntungan yang diperoleh dari sejumlah modal. Nilai dapat digunakan untuk mengetahui efisiensi penggunaan modal. Ada beberapa factor yang mempengaruhi nilai ROI, dua diantaranya yang penting yaitu kemampuan pengusaha untuk menghasilkan laba dan kemampuan pengusaha mengembalikan modal atau cepat tidaknya perputaran modal (penjualan/modal produksi). Dengan analisis ROI, perusahaan dapat mengukur sampai seberapa besar kemampuannya dalam mengembalikan modal yang ditanamkan
    ROI = Laba Usaha
    Modal Produks
    = Laba Usaha
    Total biaya investasi + total biaya operasional
    = Rp 11.789.000
    Rp 4.966.000 + Rp 7.545.000 = Rp Rp 11.789.000
    Rp 12.511.000
    = 0,94 %
    Angka tersebut berarti bahwa dari Rp. 100,00 modal yang diinvestasikan akan
    menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 94,00 dalam satu kali panen.

    Benefit Cost Ratio (B/C)
    Merupakan alat analisis yang lebih ditekankan pada criteria-kriteria investasi yang pengukurannya diarahkan pada usaha untuk membandingkan, mengukur, serta menghitung tingkat keuntungan usaha perikanan. Semakin kecil nilai rasio ini, semakin besar kemungkinan perusahaan menderita kerugian
    B/C = Hasil Penjualan
    Modal Produksi
    = Hasil Penjualan
    Total biaya investasi + total biaya operasional
    = Rp 24.300.000
    Rp 4.966.000 + Rp 7.545.000
    = Rp 24.300.000
    Rp 12.511.000
    = 1,94
    Nilai tersebut berarti dengan modal Rp. 12.511.000 diperoleh hasil penjualan sebesar 1,94 kali jumlah modal.
    Pagi Indonesia.., semoga berguna bagi masyarakat usaha.. salam sujasmir hamid

  2. sujasmir hamid

    15 June 2016 at 9:35 am

    artikelnya sangat menarik, skrng teman2 nelayan dapat mencontoh dan bersemangat utk usaha rumput laut. Thanks

  3. sujasmir hamid

    19 June 2016 at 10:17 pm

    Bangka belitung terkenal dgn wisata alam dan Kuliner laut nya, jika kita berputar keselatan babel tepat nya pulau tinggi sadai bangka selatan/ basel terdapat daerah yang belum banyak terjamahkan namun memiliki wisata alam yang eksotis dan terdapat budidaya laut seperti rumput laut, ikan kerapu tikus. kerang abalone dan rumput laut nya serta ikan tenggiri..Jenis ikan kerapu bebek alias kerapu tikus nama latinnya Chromileptes altivelis itu dijual dengan harga delapan kali lipat lebih mahal di pasar ekspor.
    Harga di Hong Kong dan taiwan mencapai Rp 2.5juta-Rp 3 juta per ekor atau delapan kali lipat dari harga di dalam negeri. Terang sujasmir hamid, managing natural industry.
    Dengan harganya yang mahal maka ikan kerapu banyak dibudidaya peternak dengan metode karamba apung di bangka selatan disekitar daerah pulau tinggi sadai. Para eksportir sanggup membeli ikan kerapu bebek dari karamba tsb seharga Rp 400 ribu per kilogram. Selain itu ada potensi budidaya kerang abalone yang cukup tinggi, Pasar untuk abalon adalah luar negeri seperti Cina, Jepang, negara-negara Eropa dan Amerika Serikat . masa pemeliharaan abalone yang cukup lama, yaitu dibutuhkan sekitar 8 bulan sejak ukuran benih 2,5 cm untuk mencapai ukuran konsumsi (5,5-7 cm). Model budidaya yang terintegrasi dengan komoditi lain seperti rumput laut kotoni, karamba ikan kerapu, merupakan salah satu cara untuk mengatasi masa budidaya yang cukup lama ini. Hidangan Resto Tiongkok, Jepang, dan Korea sangat mengenal hasil laut eksklusif ini sebagai bahan dasar makanan istimewa.
    Di negara-negara Asia Timur, abalon merupakan makanan laut yang kerap disandingkan dengan hidangan sarang burung walet atau sirip hiu. Di Jepang, abalon biasa disajikan sebagai sushi, sashimi, atau diasinkan.
    harga abalon basah mencapai Rp 110 ribu per kilogram. Jika dikeringkan dengan cara dibersihkan dan dilepas dari cangkangnya, harganya menjadi Rp 300 ribu. Jika dipanaskan sampai kering selama sepuluh hari, harganya melonjak menjadi Rp 1 juta per kilogram. Bupati bangka selatan H Justiar Noer sangat optimis terhadap pengembangan rumput laut, perikanan dan wisata basel dan terus berbenah diri menuju Truly and wonderful wisata basel.. sehingga dapat menambah PAD, good luck

  4. sujasmir hamid

    1 July 2016 at 1:34 am

    Alhamdulilah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

<
loading...
To Top