Kuliner

Jenis Bumbu Dapur yang Baik Untuk Kesehatan

bumbu rempah

Sahabat, Pernah ngalamin gak tengah malam gak dapat tidur? Atau tiba-tiba perut terasa mulas? Atau kepala pusing, mual dan ingin muntah? Atau tiba-tiba panas tinggi? Dan semua terjadi tengah malam!

Biasanya pusing, apalagi kalau gak ada persiapan obat atau gak ada yang anter berobat tengah malem. Mana gak ada dokter yang buka lagi, wiih gak kebayang sulit untuk mendapatkan pertolongan secara medis. Jauh dari rumah sakit. Nah, kenapa gak mencoba melongok dapur kita? Di dapur kita, berjuta obat alternatif telah tersedia lho, tinggal bagaimana kita mengolahnya.

Berikut 8 Macam bumbu dapur yang bisa dijadikan obat:

1. Jahe

Terkenal dengan nama Ginger. Terdapat beberapa jenis jahe, diantaranya jahe merah (rasanya lebih pedas) dan jahe kuning. Nama ilmiahnya adalah Zingiber officinale ini mempunya beribu khasiat bagi kesehatan, diantaranya dapat mengobati masuk angin, perut kembung, mengobati mual dan gangguan pencernaan. Jahe juga terbilang manjur untuk mengobati masalah sirkulasi darah, rematik, dan kram perut.

Manfaat jahe lainnya adalah dapat menurunkan kolesterol, mengobati mabuk perjalanan, perut kembung, membuat diare berhenti, mengatasi migren dan tentu saja menyegarkan bau mulut.

Jahe juga dapat mengatasi sakit pada penderita diabetes lho. Ramuan akar jahe juga mampu meningkatkan aliran empedu dan meningkatkan sistem kardiovaskular. Petani cabai menggunakan jahe sebagai pestisida alami. Karena jahe aromanya harum menyegarkan, maka jahe juga bisa digunakan sebagai aromatherapy, dipakai sebagai campuran lilin dan sabun, bahkan minyak wangi. Hemmmm harum.

Kandungan kimia yang terdapat pada jahe adalah minyak atsiri zingiberena (zingirona), zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit.

2. Merica

Biasa juga disebut lada. Nama ilmiah adalah Piper nigrum. Merica atau lada ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, diantaranya: sakit kepala, bau berkeringat yang kurang sedap, haid yang tidak teratur, panas dalam, rematik, asam urat, tulang keropos, sakit gigi, asma, hernia dan penyakit kulit seperti kurap, kadas, eksim, obat kuat, dan juga meningkatkan gairah seks bagi wanita. Merica yang pedas, dapat mengusir hawa dingin ditubuh. Makan sup yang dibubuhi merica dapat pula meringankan sakit kepala.

Kandungan kimia dalam lada atau merica adalah saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur (protein), amilum (karbohidrat), piperine, piperiline, piperoleine, poperanine, piperonal, dihdrokarveol, kanyo-fillene oksida, kariptone, tran piocarrol, dan minyak lada. Sifat kimiawi lada adalah pedas dan beraroma sangat khas.

3. Kencur

Rimpang akar yang satu ini mempunyai aroma yang khas. Nama latinnya adalah Kaempferia galangal. Biasanya kencur untuk bumbu urap dan sayur bersantan. Kencur bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit, diantaranya batuk, flu, sakit kepala, keseleo, radang lambung, memperlancar haid, radang telinga, membersihkan darah kotor, mata pegal, diare, masuk angin. Kencur juga dapat dijadikan lalapan (saya sih tidak begitu suka rasanya). Sangat sering untuk obat batuk murah dan aman, yaitu kencur diparut, ambil airnya satu sendok, kasih garam sedikit, langsung diminum. Lumayan hasilnya.

Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah pati (4,14%), mineral (13,73%), dan minyak astiri (0,02%) berupa sineol, asam metal kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid, dan gom.

4. Kunyit

Dari daun hingga akarnya sangat berguna bagi manusia. Kunyit merupakan antibiotic alami. Kunyit dapat menyembuhkan beberapa penyakit, diantaranya diabetes, tifus, usus buntu, disentri, keputihan, memperlancar haid, perut mulas saat haid, amandel, batuk lendir, memperlancar ASI, cangkrangen, usus buntu bahkan menyembuhkan ngorok. Si Kunyit ini juga dapat menjadi obat alternative bagi kangker. Selain itu, kunyit juga digunakan sebagai pewarna alami yaitu kuning. Saya sering meminum kunyit yang direbus, untuk mengurangi perut mulas karena haid dan untuk meringankan diabetes militus, soalnya gula darah saya tidak stabil.

Kandungan yang terdapat dalam kunyit sering disebut sebagai kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, kemudian desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5%. Zat- zat bermanfaat lainnya yang ada pada kunyit seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren , sabinen , borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat sebanyak 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.

5. Bawang Putih

Tetangga saya sudah membuktikan bahwa bawng putih dapat menyembuhkan penyakit jantung koroner, mengobati flu, batuk, kanker, menurunkan kadar kolesterol, membuat awet muda, menurunkan tekanan darah tinggi, menyembuhkan tukak lambung, meningkatkan insulin bagi penderita diabetes, penawar racun, menjaga stamina tubuh.

Kandungan kimia bawang putih adalah minyak atsiri, yang bersifat anti bakteri dan antiseptik. Kandungan bawng putih yang lain adalah allicin dan aliin, kalsium, saltivine, diallysulfide, alilpropil-disulfida, belerang, protein, lemak, Fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C.

Melihat manfaat dan kandungan bumbu dapur diatas, masihkah kita meragukan kekayaan tanah air kita yang berupa empon-empn tersebut? Ah, kalau saja kita mau berkorban sedikit dengan bersusah payah didapur, saya yakin anggaran untuk ke RS dapat dialihkan untuk yang lain, beramal misalnya.

6. Bawang Merah

Bumbu dapur yang satu ini bisa pula menjadi lalapan, seperti pada bumbu sate. Manfaatnya sangat besar, diantaranya bisa menghilangkan susup (serpihan kayu yang masuk kedalam kulit), masuk angin, batuk, haid tidak teratur, kencing manis, obat cacing, demam pada anak-anak (obat luar), perut kembung pada anak-anak (obat luar), mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah, memberikan peluang kesembuhan pada penderita asma, menurunkan tekanan darah dan kadar lemak di dalam darah, mencegah naiknya gula darah pada penderita diabetes mellitus.

Bawang merah mengandung: Minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, flavonglikosida, kuersetin, saponin, peptida, fitohormon, vitamin, dan zat pati

7. Lengkuas

Lengkuas biasa disebut Laos (jawa). Nama ilmiah lengkuas adalah Alpina galanga SW. Walaupun sudah kering dan bentuknya seperti ranting kayu, lengkuas masih tetap berkhaiat. Lengkuas dapat menyembuhkan beberapa penyakit, diantaranya mengobati panu, kurap, sakit kepala, nyeri dada, menguatkan lambung, rematik, dan bisa untuk obat gosok. Dapat sebagai anti demam, membersihkan rahim, dan bronchitis.

Beberapa kandungan kimia lengkuas adalah: saponin, tanin, flavonoida, dan minyak atsiri. Selain itu, terdapat kandungan aktif basonin, eugenol, galangan, dan galangol.

8. Daun salam

Daun salam adalah salah satu bumbu penyedap bagi masakan, terutama masakn berkuah santan. Nama ilmiah daun salam adalah Syzygium polyanthum.walaupun sudah kering, daun salam masih bisa digunakan, baik sebagai obat, maupun sebagai penyedap makanan. Berikut beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengkonsumsi rebusan daun salam: asam urat, diabetes, menurunkan kolesterol, mengatasi diare, maag, hipertensi,eksim dan masih banyak lagi.

Kandungan daun salam secara kimiawi adalah 0,17% minyak esensial, dengan komponen penting eugenol dan metil kavikol (methyl chavicol) di dalamnya.

BAGIKAN:
SPONSORED STORIES
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top